Pendidikan & Kesehatan

Ribuan Mahasiswa Unair Terdampak Pandemi Dapat Keringanan UKT

Wisuda Daring, Rektor UNAIR Imbau Lulusan Siap Hadapi Kompetisi di Masa New Normal

Surabaya (beritajatim.com) – Di masa pandemi Covid-19, banyaknya wali mahasiswa terdampak secara ekonomi juga menjadi salah satu tantangan Perguruan Tinggi. Pasalnya, terpuruknya sektor ekonomi juga mempengaruhi kemampuan mahasiswa menunaikan uang kuliah mereka.

Terkait hal itu, Universitas Airlangga (Unair) menentukan langkah penyesuaiannya. Rektor Unair pun membuat kebijakan khusus Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester gasal 2020/ 2021. Kebijakan khusus UKT ini ditujukan untuk membantu mahasiswa agar tetap bisa berlajar dengan lancar.

Adapun kebijakan khusus berkait UKT diantaranya, lebih dari 2.250 mahasiswa yang menempuh studi di semester 3, 5, dan 7, diusulkan untuk memperoleh pembebasan UKT melalui skema Kartu Indonesia Pintar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Unair membebaskan UKT bagi 2.395 mahasiswa. Dan hingga saat ini Unair memberikan keringanan/ penurunan UKT kepada sekitar 1.750 mahasiswa lebih. Jumlah ini kemungkinan masih dapat bertambah. Keringanan UKT dapat berupa penurunan, penangguhan dan pengangsuran UKT,” ujar Prof Nasih, Senin (27/7/2020).

Meski demikian tidak ada pengurangan fasilitas. Mahasiswa akan memperoleh fasilitas WiFi Kampus dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Unair juga memberikan kempatan cuti khusus bagi mahasiswa yang terkendala dalam proses pembelajaran akibat covid 19, dan tidak akan dikenakan UKT selama masa cuti semester gasal 2020/2021

Keringanan 50 persen UKT bagi mahasiswa yang tinggal menyelesaikan tugas akhir yaitu untuk mahasiswa S1 semester 9 (jalur SNMPTN dan SBMPTN) dan semester 7 bagi mahasiswa D3.

“Kami juga mengapresiasi perjuangan PPDS dengan memberikan insentif untuk penanganan covid 19 sebesar 50 persen dari UKT bagi mahasiswa PPDS Fakultas Kedokteran untuk semester gasal 2020/2021 yang aktif melaksanakan pembelajaran di RS. Jumlah yang menerima insentif sebanyak sekitar 1.675 PPDS. Bagi yang menerima beasiswa tugas belajar tidak diberi insentif,” tambah Prof Nasih.

Pembebasan atas pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) pada semester gasal 2020/2021 bagi mahasiswa masuk Batas Waktu Studi yang memperoleh perpanjangan waktu semester genap 2019/2020 (berlaku untuk satu kali masa perpanjangan)

Rektor Unair menyatakan bahwa kebijakan ini sebagai bentuk komitmen Unair membantu mahasiswa agar tetap bisa belajar lancar. Selain itu, rektor berharap agar mahasiswa tetap menjalankan displin protokol kesehatan dimanapun berada. [kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar