Pendidikan & Kesehatan

Relawan Covid-19, Mereka Datang Lebih Dekat

Banyuwangi (beritajatim.com) – Sumbangsih para pegiat sosial atau relawan di tengah pandemi Covid 19 di Banyuwangi begitu terasa. Mereka hadir di tengah situasi yang serba sulit.

Hanya satu tujuan memberikan tenaga dan pikiran serta kerelaan untuk membantu sesama. Mereka hadir memberikan perhatian bagi para pasien positif, maupun sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya corona virus disease.

Tentunya, aktivitas itu tak pernah bisa terbayar. Tapi partisipasi mereka dalam penanganan virus ini patutlah dihargai.

Ya, pemimpin Banyuwangi merupakan orang pertama dalam pemerintahan yang mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh relawan itu. Selain, terima kasih lebih dulu dari keluarga maupun masyarakat yang tak terucap tentunya.

Momen itu dikemas dalam sebuah pertemuan terbuka di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Mereka terdiri dari anggota Tagana, pendamping sosial masyarakat (PSM), pendamping keluarga harapan (PKH), serta tim  kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK). Para relawan ini ikut bekerja dalam penanganan covid di salah satu pondok pesantren selama masa karantina.

“Di tengah orang lebih memilih untuk diam di rumah untuk menghindari penularan covid, tapa para relawan ini justru rela bekerja melakukan penanganan covid. Kami tahu apa yang kami berikan tidak sebanding dengan resiko yang bapak ibu terima. Untuk itu, kami sekali lagi ucapkan terima kasih,” kata Anas, Jumat (2/10/2020).

Dalam setiap kesempatan, Anas selalu mengucap terkait kerja daerahnya ke depan semakin berat. Terlebih dalam penanganan Covid 19 ini.

Beberapa hal juga tersampaikan masalah kepatuhan masyarakat dalam protokol kesehatan. Tugas ini yang juga perlu ditularkan kepada para relawan.

“Sampaikan kepada masyarakat pentingnya penggunaan masker. Juga kebiasaan mencuci tangan dan menjaga pola makan dan hidup yang sehat. Yang biasa memasak di dapur umum kemarin, pasti akan tahu standar makanan dan higienitas untuk meningkatkan imunitas tubuh guna mencegah covid. Nah ilmu semacam itu, tolong disampaikan ke kerabatnya, dan bisa dilakukan di keluarganya terlebih dahulu,” kata Anas.

Dalam kesempatan itu, Anas juga berdialog dengan sejumlah relawan. Cerita dan pengalaman, serta suka duka mereka saat menjalankan tugas menjadi kisah yang membekas di setiap momen ke depan. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar