Pendidikan & Kesehatan

Rektor IPB Berharap Ada Poros Bogor-Jember

Rektor Institut Pertanian Bogor Arif Satria menunjukkan naskah kesepahaman (Memorandum of Understanding, MoU) dengan Unej.
Jember (beritajatim.com) – Rektor Institut Pertanian Bogor Arif Satria berharap bisa memberikan sumbangsih nyata bersama Universitas Jember untuk dunia pertanian di Indonesia.

“Saya berharap akan ada poros Bogor-Jember yang akan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan agribisnis di Indonesia,” kata Arif, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (26/8/2020).

Unej dan IPB menjalin kerjasama, dan penandatanganan naskah kesepahaman (Memorandum of Understanding, MoU) dilaksanakan pada Selasa siang kemarin secara daring di Aula lantai 3 gedung rektorat Unej.

Menurut Arif, pada era saat ini, aka kolaborasi dan fleksibilitas menjadi kata kunci. “Apalagi IPB dan Universitas Jember memiliki kesamaan visi dan misi, yakni berfokus pada bidang pertanian,” katanya.

Arif lantas melontarkan ide pengembangan ‘smart farming’ dan isu ketahanan pangan. Dua hal itu bisa menjadi titik pijak kerjasama antara kedua perguruan tinggi tersebut. Apalagi keduanya sama-sama bera dalam posisi 25 besar berdasarkan pemeringkatan Perguruan Tinggi Indonesia 2020 yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemendikbud). Unej berada di peringkat 22 dan IPB berada di peringkat pertama. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar