Pendidikan & Kesehatan

Rektor Unirow Tuban Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Mikrobiologi

Tuban (beritajatim.com) – Rektor Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban yakni Prof. Dr. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Mikrobiologi dan sekaligus menjadi guru besar kedua di universitas tersebut, Kamis (26/12/2019).

Kegiatan sidang terbuka untuk pengukuhan Rekor Unirow Tuban menjadi seorang guru besar Ilmu Mikrobiologi itu berlangsung di halaman kampus Unirow Tuban. Kegiatan itu dihadiri oleh segenap civitas akademika Unirow beserta tamu undangan dari berbagai kampus di Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, itu Prof. Dr. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes dengan rasa haru mengucapkan terimaksih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dan memberikan motivasi. Sehingga dirinya bisa meraih predikat sebagai seorang Guru Besar.

“Terima kasih saya ucapkan kepada semu pihak yang telah banyak membantu hingga saya bisa seperti sekarang ini,”ungkap Prof. Dr. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes, yang saat ini sebagai Rektor Unirow Tuban.

Rektor Unirow yang telah menjabat sejak tahun 2015 itu menambahkan bahwa dengan menjadi seorang guru besar ia harus semakin banyak melayani masyarakat. Yakni dengan menjalankan tridarma perguruan tinggi, Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian kepada Masyarakat, serta berbakti kepada almamater, Nusa dan Bangsa.

“Menyandang pedikat sebagai seorang guru besar merupakan suatu amanah dan harus dijalankan dengan sebaik mungkin,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Prof Dr. Soeprapto yang merupakan Kepala LLDIKTI Propinsi Jawa Timur menambahkan, jumlah guru besar atau Profesor di Jawa Timur merupakan yang tertinggi di tingkat nasional. Yakni jumlah Profesor yang tersebar di Jawa Timur sebanyak 2,7 persen dari jumlah nasional.

“Untuk tahun 2022 mendatang Jawa Timur dicanangkan harus sudah memiliki sebanyak 300 guru besar. Karena di Jawa Timur ada 200 perguruan tinggi, maka pada 2022 nanti Jawa Timur sudah harus memiliki 300 Guru Besar. Dan pada 2019 ini saya menargetkan sebanyak 9 Guru Besar, ternyata ada 10 guru besar baru,” ungkap Prof Dr Soeprapto, Kepala LLDIKTI Propinsi Jawa Timur.

Sementara itu, dengan dikukuhkannya Rekor Unirow itu sebagai guru besar diharapkan amanah itu harus benar-benar dijalankan sebaik mungkin dan lebih fokus pada guru-guru di Tuban. Selain itu, dengan menyandang gelar sebagai guru besar, Prof. Dr. Supiana Dian Nurtjahyani bisa membawa Unirow lebih maju lagi.[mut/ted]p

Apa Reaksi Anda?

Komentar