Pendidikan & Kesehatan

Razia PPKM di Tuban, Puluhan Pemuda dan Pemilik Cafe Ditindak

Petugas dari Tim Satgas Covid-19 Tuban saat melakukan penindakan terhadap para pemuda yang melanggar Protokol Kesehatan saat jam malam. [Foto: M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Puluhan personil gabungan dari anggota Satpol PP Tuban bersama Polres Tuban, TNI dan juga Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban kembali melalukan razia untuk penertiban protokol kesehatan mengingat Tuban menjadi salah satu kabupaten yang masuk wilayah dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sabtu (6/2/2021) malam.

Dalam kegiatan razia kali ini petugas langsung membubarkan sejumlah warga terutama para pemuda yang sedang nongkrong di tempat umum maupun cafe. Selain itu, mereka yang tertangkap melanggar protokol kesehatan langsung dilakukan penindakan termasuk para pemilik cafe.

Kegiatan razia penertiban Protokol Kesehetan (Protkes) untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban itu dilakukan petugas dengan menyisir sejumlah wilayan yang sering menjadi tempat kerumunan. Selain tempat keramaian petugas juga melakukan penertiban sejumlah cafe yang masih melayani pengunjung dengan makan ditempat setelah pukul 21.00 Wib.

“Kegiatan ini adalah patroli gabungan untuk penegakan disiplin protokol kesehatan dan pengawasan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karena Tuban masih menjadi wilayah yang masuk dalam PPKM,” terang AKP Chakim Amrullah, Kasat Sabhara Polres Tuban seteleh kegiatan razia itu.

Titik pertama dalam razia itu adalah kawasan Alun-alun Kota Tuban yang menjadi tempat nongkrong para kalangan pemuda dan kemudian seputaran GOR Tuban. Petugas yang mendapati para pemuda yang masih nongkrong melebihi jam sembilan malam itu langsung melakukan tindakan teguran dan mereka yang tidak bawa masker langsung diberikan sangsi.

Petugas dari Tim Satgas Covid-19 Tuban saat melakukan penindakan terhadap para pemuda yang melanggar Protokol Kesehatan saat jam malam. [Foto: M Muthohar]

Setelah dari Alun-alun dan GOR Tuban, petugas kemudian melakukan penyisiran sejumlah cafe yang masih ramai setelah jam sembilan malam. Petugas kemudian melukan tindakan tegas terhadap mereka yang tidak pakai masker serta memberikan sangsi kepada pemilik atau penanggungjawab cafe yang masih banyak pelanggannya nongkrong itu.

“Hasilnya yang kita tindak ada sebanyak 30 orang pelanggar protokol kesehatan individu dan delapan orang pengusaha atau pemilik cafe yang juga kita berikan sangsi. Selain itu kita juga memberikan teguran lisan terhadap sekitar 120 orang,” sambungnya.

Sementara itu, menurutnya Kasat Sabhara bahwa pemilik usaha diberikan tindakan karena sudah beberapa kali melakukan pelanggaran protokol kesehatan selama penerapan PPKM dan membiarkan pengunjung tidak pakai masker. Selain itu, pengusaha memiliki tanggung jawab terhadap pengunjung untuk mengingatkan jika ada pelanggaran prokes.

“Pengusaha memiliki tanggung jawab terhadap pengunjung, jika ada pengunjung yang tidak pakai masker supaya untuk diingatkan. Jika membiarkan maka kita kenakan sanksi,” pungkasnya.[mut/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar