Pendidikan & Kesehatan

Rayakan Imlek, Driver Online Ini Tetap Kedepankan Prokes

Surabaya (beritajatim.com) – Merayakan Hari Raya Imlek bisa dilakukan oleh siapapun yang merayakan, tidak terkecuali Hok Ek atau biasa dipanggil Ting Ting (45). Pria ramah yang energik ini adalah mitra Gocar yang bergabung di tahun 2019.

Sebelum bergabung sebagai driver online, Ting Ting pernah bekerja sebagai Welding Diver atau penyelam yang memiliki keahlian pengelasan di kedalaman laut di Bali pada 2008-2013.

Pekerjaan yang penuh risiko ini pernah dilakoni untuk ‘mempreteli’ kapal-kapal yang telah tenggelam di beberapa lokasi seperti Pelabuhan Benoa, Lombok, Sumbawa, Sulteng dsb. “Saya pernah mengelas di kedalaman 28m, kalau ingat itu memang cukup berisiko,” kenangnya sambil tersenyum.

Mengingat kedua putri kembarnya (12) telah beranjak dewasa, Ting Ting memutuskan untuk banting setir dengan beralih membuka usaha toko dan indekosan di Dukuh Kupang. Setelah memiliki cukup rezeki, Ting Ting memberanikan diri untuk membayar uang muka cicilan mobil.

Ia sempat ragu apakah sanggup membayar cicilan di saat penghasilan dari indekosan dan toko kelontong tidak seberapa mengingat investasi untuk keduanya sebagian berasal dari pinjaman Bank.

Akhirnya ketika ada pembukaan mitra Gocar melalui jalur koperasi, Ting Ting mengambil keputusan untuk bergabung guna menambah penghasilan untuk cicilan mobilnya. “Untuk biaya operasional dan sehari-hari uangnya dari toko dan indekosan, sedang cicilan mobil saya sisihkan dari pendapatan saya melalui GoCar,” jelasnya berbagi tips.

Bagi Ting Ting, momen Imlek adalah hari spesial di mana mereka dapat berkumpul lengkap merayakan pergantian tahun bersama keluarga besarnya.

“Kebetulan Mama merupakan anak tertua, sehingga adik-adiknya bersama anak & cucunya yang berkunjung ke rumahnya. Setelah beribadah sebelumnya dan bersilaturahmi dengan keluarga besarnya, jam 13.00-an saya biasanya nge-bid kembali karena bagi saya kerja itu adalah ibadah,” ujarnya.

Lebih lanjut Ting Ting yang melakukan pengecekan suhu tubuh dan kendaraannya secara rutin di Posko Aman setiap minggunya serta memiliki kelengkapan sekat pengaman di mobil-nya mengatakan, “Tahun 2020 lalu saya melakukan ritual yang sama, senangnya lagi selama saya narik pas Hari Raya Imlek penumpang saya justru semuanya ndak ada yang Imlekan. Artinya saya yang merayakan Imlekan tetap dapat memberikan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bagi saya, hal ini sungguh tidak ternilai harganya”. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar