Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Warga Sidoarjo Jalani Sidang Usai Terjaring Razia Tanpa Masker

Sidoarjo (beritajatim.com) – Ratusan warga Sidoarjo yang terjaring razia yustisi protokol kesehatan menjalani sidang di Lapangan Tennis Indoor GOR Jalan Pahlawan Sidoarjo Kamis (24/9/2020).

Para pelanggar yang terdata sebanyak 733 orang itu tak menggunakan masker terjaring razia di 18 kecamatan se-Sidoarjo, yang digelar oleh petugas gabungan.

Bagi para pelanggar harus membayar  denda senilai Rp 150 ribu, atau tidak mampu membayar denda digani penahanan selama tiga hari.

“Hari ini awal sidang yang terjadwal bagi warga Sidoarjo yang terjaring razia yustisi protokol kesehatan,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji.

Sumardji menambahkan, dalam razia itu ada sidang yang terjadwal, dan ada sidang di tempat. Untuk Sidang di tempat dijadwalkan hari Senin, namun lokasi razia berpindah-pindah.

“Pihaknya bersama dengan petugas gabungan akan melakukan razia secara intensif atau masyarakat benar-benar mematuhi secara sadar diri dan dimananpun berada saat berada di luar rumah dengan mematuhi protokol kesehatan,” sebutnya.

Sumardji menjelaskan Sidoarjo saat ini sudah masuk zona orange. Pihaknya meminta warga Sidoarjo harus menjaganya. Syukur dengan adanya razia yustisi ini di wilayah Sidoarjo secepatnya kembali ke zona hijau.

“Sampai saat ini kami sudah jarang menjumpai warga Sidoarjo yang melanggar protokol kesehatan. Terutama di jalan-jalan, meski begitu kami terus akan menggiatkan razia tersebut,” jelas Sumardji.

Sementara itu di tempat yang sama Kepala Pengadilan Negeri Sidoarjo Muhklis mengatakan dalam sidang perdana bagi pelanggar protokol kesehatan ini disiapkan dua hakim. Bagi mereka yang melanggar akan di denda Rp 150 ribu.

“Tapi bagi mereka yang tidak mampu membayar akan langsung di eksekusi oleh pihak Kejaksaan di penjarakan selama tiga hari,” tegasnya. (isa/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar