Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Tenaga Nakes di Kabupaten Magetan Gagal Ikuti Vaksinasi

Saat proses vaksinasi di Puskesmas Candirejo, Magetan.(Foto/Ade Mas Satrio Gunawan).

Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 309 tenaga kesehatan di Kabupaten Magetan gagal mendapat suntikan vaksin corona virus disease atau Covid-19 karena berbagai alasan.

Kasi Surveilens dan imunisasi, Bidang Pencegahan penyakit (P2), Dinkes Magetan, Suwantiyo mengatakan, alasan ratusan tenaga kesehatan tersebut batal divaksin di antaranya karena ibu hamil, penyintas atau pernah terpapar Covid-19 dan sebagainya. “Kemudian misalnya dia punya penyakit jantung, terus auto imun. Itu kan gagal dapat vaksin,” ujarnya, Sabtu, (13/2/2021).

Penyuntikan vaksin sendiri dilakukan dalam dua tahap. Untuk dosis pertama disuntikan mulai 28 Januari lalu. Tercatat ada 2.792 tenaga kesehatan yang diberikan vaksin produksi Sinovac tersebut. “Untuk tahap kedua atau dosis kedua mulai disuntikan pada Senin 15 Februari besok,” jelas Suwantiyo.

Meski gagal ikuti vaksinasi mereka tetap akan dilakukan penjadwalan ulang pemberian vaksin, sesuai petunjuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur ibu hamil dan menyusui, tekanan darah tinggi boleh di vaksin, nakes yang pernah terpapar CovdD-19 juga boleh divaksin. “Namun kami masih terkendala sistem, data nakes yang sebelumnya tidak disarankan untuk divaksin belum dapat dibuka, masih menunggu pembukaan blokir sistem,” paparnya.

Jika sistem data sudah terbuka dan dapat diakses, maka vaksinasi terhadap 309 nakes tersebut akan dilaksanakan mengikuti vaksinasi tahap dua di Kabupaten Magetan, Senin (15/2/2021) besok. (asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar