Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Tempat Tidur di RSD dr. Soebandi Jember Tak Difungsikan

Direktur RS Daerah dr. Soebandi Hendro Soelistijono

Jember (beritajatim.com) – Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menutup layanan ratusan tempat tidur karena kekurangan tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan lebih difungsikan untuk melayani pasien Covid-19.

Total tempat tidur untuk pasien di dr. Soebandi adalah 425 buah. “Sekarang tinggal 320 tempat tidur. Sekitar 105 tempat tidur ditutup, dan perawatnya dialihkan. Tempat tidurnya kami kosongi. Tidak difungsikan,” kata Direktur RS Daerah dr. Soebandi Hendro Soelistijono, Kamis (29/7/2021).

Tempat tidur yang tak difungsikan adalah tempat tidur di ruangan pasien non Covid dengan tingkat hunian di bawah 20 persen. “Kami kan untuk menutup kekurangan tenaga kesehatan. Kami menutup ruangan yang tingkat huniannya di bawah 20 persen, sehingga tenaga (kesehatannya) bisa kami distribusikan di ruang isolasi Covid,” kata Hendro.

Saat ini sudah ada tambahan 14 relawan tenaga kesehatan. “Jumlah ini masih bergerak, dan kami masih menunggu (tambahan) lagi,” kata Hendro.

Kebutuhan tenaga kesehatan di ruang isolasi Covid meningkat, karena adanya pembatasan durasi waktu setiap shift jaga. “Untuk isolasi Covid hanya enam jam untuk satu kali shift. Biasanya sehari tiga shift, ini 4-5 shift, sehingga kebutuhan satu ruang rawat inap Covid lebih banyak,” kata Hendro.

Namun kendati berkonsentrasi untuk menangani Covid, RSD dr. Soebandi masih membuka tempat tidur untuk pasien penyakit lain. Dari 320 tempat tidur, 180 buah di antaranya untuk pasien non Covid dan 140 buah untuk pasien Covid. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar