Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Santriwati Ponpes di Ponorogo Keracunan

Santriwati Ponpes Darul Fikri masih dirawat di RSUD dr. Harjono.(foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan santriwati dari Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Fikri mengalami keracunan usai makan malam dengan lauk ikan tongkol.

Santri dari Ponpes yang beralamat di Desa Bringin Kecamatan Kauman ini, selain di rawat di Puskesmas Ngrandu dan Puskesmas Kauman, para santriwati tersebut juga dirawat di rumah sakit yang berada di Ponorogo, salah satunya RSUD dr. Harjono.

”Dari tadi malam ada 65 pasien yang ke RSUD. Sebanyak 40 pasien menjalani rawat jalan dan yang 25 rawat inap,” kata Direktur RSUD dr. Harjono dr. Made Jeren, Sp. THT, saat ditemui beritajatim usai menjenguk para pasien, Senin (18/11/2019).

Made mengungkapkan jika kondisi santriwati yang menjalani rawat inap ini relatif stabil.

Meski masih ada yang mengeluh pusing fan mual, walau tidak sampai muntah. Ada 1 pasien yang sesak napas karena yang bersangkutan mempunyai riwayat asma.

”2 dari 25 santriwati yang menjalani rawat inap hari ini sudah boleh pulang. Kalau keadaannya hari stabil besok mereka boleh pulang,” katanya.

Made menyebut jika puluhan santriwati ini keracunan dalam kategori ringan. Harus dicek lebih jauh penyebabnya. Namun karena kasus santriwati satu dan dengan lainnya sama, keluhan juga sama tentu itu makanan yang mereka makan.

”Informasi sementara yang dimakan ikan tongkol, bisa jadi itu sebagai penyebabnya,” katanya.

Sementara itu Fatimah Az-Zahra (13) salah satu santriwati yang masih dirawat di RSUD dr. Harjono mengungkapkan awalnya dia dan teman-temannya makan malam dengan lauk ikan tongkol goreng dengan sambal. Selang 2 jam usai makan disekitar mulut terasa gatal, badan panas, pusing dan perut mules.

”Pas dimakan itu rasanya juga biasa-biasa saja. Nah 2 jam kemudian saya merasakan sakit,” katanya.

Fatimah mengungkapkan jika sebelum-sebelumnya, dia makan ikan tongkol juga tidak begini. Bukan dirinya saja, Fatimah menyebut jika teman-temannya juga merasakan hal yang sama.

”Sekarang masih merasa lemes dan pusing, semoga saja cepet sembuh dan bisa pulang,” inginnya.

Selain dirawat di RSUD dr. Harjono, sebanyak 20 santriwati berobat di Puskesmas Ngrandu, 22 santriwati di Puskesmas Kauman dan 14 santriwati berobat di RSU Aisyiyah Ponorogo.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar