Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Santri Dapat Pemahaman Seputar DBD

Pamekasan (beritajatim.com) – Ratusan santri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, mendapat pemahaman baru seputar bahaya penyakit demam berdarah dengue atau DBD yang diakibatkan virus Aedes Aegypti.

Hal itu dilakukan dalam kegiatan Penyuluhan Demam Berdarah yang digelar Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Bata-Bata bekerjasama dengan Puskesmas Palengaan, di kompleks pesantren di Desa Panaan, Palengaan, Kamis (14/3/2019).

“Kegiatan penyuluhan seperti ini rutin kita lakukan demi memberikan pemahaman kepada para santri seputar penyakit demam berdarah, mulai dari gejala, penyebab hingga obat mengatasi penyakit DBD,” kata Koordinator Poskestren Mambaul Ulum Bata-Bata, Mohammad Soleh.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya mengundang Programer P2 DBD Puskesmas Palengaan, Purwono yang diplot sebagai pemateri tunggal dalam program penyuluhan. “Kegiatan ini kita bekerjasama dengan Puskesmas Palengaan, sekaligus pemateri juga kami minta dari pihak Puskesmas,” ungkapnya.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para santri bisa mendapatkan pemahaman baru seputar DBD, sehingga mereka nantinya bisa bersama-sama untuk selalu waspada sekaligus mengantisipasi jenis penyakit akibat virus Aedes Aegypti,” harapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan proses pengasapan atau fogging di kompleks pesantren guna mengantisipasi berkembangnya nyamuk DBD. “Beberapa hari lalu kami juga sudah melakukan pengasapan di kompleks pesantren, baik di kompleks pesantren putra maupun putri,” jelasnya.

“Kedepan kita akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas (Palengaan) maupun pihak Dinkes Pamekasan, guna menjamin keamanan dan kesehatan para santri,” pungkasnya. [pin]

Apa Reaksi Anda?

Komentar