Pendidikan & Kesehatan

Ratusan RT di Kabupaten Malang Masuk Zona Kuning Covid-19

Bupati Malang, HM Sanusi saat menyerahkan bendera kuning untuk Camat Kepanjen, Abai Saleh. (Foto: Brama Yoga/Beritajatim.com)

Malang (beritajatim.com) – Forkopimda Kabupaten Malang mulai melakukan pemasangan bendera zonasi Covid-19 di sejumlah RT dan RW se-Kabupaten Malang, dalam rangka PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala Mikro, Sabtu (13/2/2021).

Secara Simbolis, Bupati Malang, HM Sanusi didampingi Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Komandan Kodim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra memberikan bendera itu kepada sejumlah Muspika di Kabupaten Malang. Yakni, Kecamatan Kepanjen, Kecamatan Gondanglegi, dan Kecamatan Lawang.

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, bendera zonasi itu merupakan inisiasi dari Polda Jawa Timur sebagai upaya untuk menekan angka Covid-19 di Kabupaten Malang.

“Mayoritas di Kabupaten Malang zona hijau, dan beberapa ada yang zona kuning. Sedangkan untuk zona merah tidak ada,” ungkapnya usai menyerahkan bendera zonasi secara simbolis kepada Camat Kepanjen.

Tampak dalam kesempatan itu, Sanusi memberikan bendera berwarna kuning terhadap Camat Kepanjen.

“Bendera ini akan dipasang selama di masing-masing desa, RT, dan RW selama penerapan PPKM Mikro, yakni tanggal 22 Februari 2021 mendatang,” katanya.

Bupati Malang, HM Sanusi saat menyerahkan bendera kuning untuk Camat Kepanjen, Abai Saleh. (Foto: Brama Yoga/Beritajatim.com)

Berdasarkan data, jumlah RT yang masuk zona kuning di Kabupaten Malang sebanyak 197 RT. Sedangkan 11.126 masuk zona hijau.

Sementara itu, Camat Kepanjen, Abai Saleh menjelaskan, untuk wilayah Kepanjen ada 9 desa/kelurahan yang masuk dalam zona kuning. “Sebanyak 9 Desa ini lah nanti akan kita pasangi bendera kuning,” tuturnya.

Diketahui, jumlah desa di Kecamatan Kepanjen ada 14 desa, 4 keluarahan, yang terdiri dari 464 RT dan 77 RW.

“Selain 9 desa itu, semuanya masuk dalam zona hijau,” pungkas Abai. (yog/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar