Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Pengunjung dan Pedagang di Kabupaten Mojokerto Jalani Rapid Test

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat memimpin rapid test di Pasar Kedung Maling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto melakukan rapid test gratis on the spot di pasar tradisional Kedung Maling, Kecamatan Sooko dan Pasar Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Selasa (19/5/2020). Sebanyak 873 orang yakni pengunjung dan pedagang dilakukan rapid test.

Rapid test yang dipimpin Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung, Kapolresta Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto, Ketua DPRD Ayni Zuroh, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, Kajari Kabupaten Mojokerto Hari Wahyudi, Sekdakab Mojokerto Herry Suwito serta OPD.

Tercatat 373 orang yang di rapid test di Pasar Kedung Maling, Kecamatan Sooko dan sebanyak 500 orang di Pasar Kemlagi, Kecamatan Kemlagi. Ini merupakan lanjutan dari agenda yang telah dilakukan pada, Sabtu (16/5/2020) malam di rolak songo tepatnya di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, agenda tersebut merupakan tindak lanjut rapid test dengan sasaran pengendara dan pengunjung warung kopi (Warkop) di Rolak Songo, Sabtu (16/5/2020) lalu. “Kami mencoba di klaster pasar untuk melihat seperti apa kondisinya dan mudah mudahan aman,” ungkapnya.

Tak hanya di Pasar Kedung Maling, Kecamatan Sooko, proses rapid test massal juga dilakukan di pasar Kemlagi, Kecamatan Kemlagi dengan sasaran para pengunjung dan pedagang. Bupati berharap, dari ratusan pengunjung dan pedagang pasar yang di rapid test hasilnya negatif.

“Kelihatannya hari ini ada 300 lebih yang kita lakukan rapid test, semoga aman semuanya. kita juga belajar dari Covid-19 harus hidup sehat dan selalu bermasker. Tadi di pasar, memang ada yang belum pakai masker, namun langsung kita tegur dan kita berikan,” tambahnya.

Agenda rapid test massal atau rapid test secara on the spot bakal dilakukan secara berkala selama wabah Covid-19 masih belum hilang. Tak hanya itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto juga bakal terus memperketat cek poin yang sudah didirikan di beberapa titik untuk menekan penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

“Ibu Bapak, monggo ikut rapid test. Tidak perlu takut, ini demi kesehatan bersama. Target kita siapkan 300 rapid test, apabila ada masyarakat yang belum di rapid, akan kita tambah kuota hingga 500. Kita sediakan 5 pos meja kesehatan,” tegasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar