Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Pelajar di Tuban Dapat Kaca Mata Gratis

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai puncak Hari Kesehatan Nasional ke-55, dan Hari Pengelihatan Sedunia di Kabupaten Tuban tahun 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban menggelar talkshow bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dan Yayasan Paramitra tentang kesehatan mata di kantor Pemkab Tuban.

Kegiatan talksow yang merupakan serangkaian peringatan Hari Kesehatan itu langsung dihadiri oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein. Pada kesempatan ini Wabup Tuban itu secara simbolis memberikan kaca mata kepada 300 pelajar dari Yayasan Paramitra dan Crishtoffel Blinde Mission(CBM), Rabu (4/12/2019).

Talkshow tentang kesehatan Mata yang berlangsung dikantor Pemkab Tuban itu dikuti Direktur rumah sakit daerah dan swasta, Kepala BPJS Tuban dan Bojonegoro, Kepala Puskesmas se Tuban, pengurus Komite Mata Daerah (Komatda), dan Kader Mata Kabupaten Tuban. Hal tersebut dilakukan untuk terus menekan jumlah katarak di Kabupaten Tuban.

Dalam kesempatan itu, Noor Nahar Hussein menyatakan, Pemkab Tuban terus berupaya menekan jumlah penderita katarak yang diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Mereka kebanyakan berasal masyarakat miskin, dan usia lanjut (Lansia), akibat masih minimnya pengetahuan perihal penyakit katarak, termasuk pencegahan serta penanganannya.

“Oleh karena itu, perlu penguatan sosialisasi di masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terhadap katarak,” jelas Noor Nahar Hussein, Wakil Bupati Tuban.

Pemkab Tuban sendiri akan memberikan bantuan untuk berobat bagi masyarakat miskin yang menderita katarak. Dia menginstruksikan kepada Dinkes Tuban beserta jajaran lembaga terkait untuk melakukan pendataan warga yang terindikasi terkena katarak.

“Setelah divalidasi data tersebut akan menjadi dasar penentuan pemberian bantuan. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinkes dan Komatda Tuban, serta Kader Mata yang terus memperhatikan aspek kesehatan mata masyarakat di Bumi Wali. Komatda yang dibentuk setahun lalu saat ini memiliki 500 kader mata tersebar di seluruh Tuban, mulai sekolah dan Puskesmas,” paparnya.

Wabup Tuban dua periode ini menegaskan, Pemkab akan bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk menunjang upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya berkaitan dengan kesehatan mata masyarakat dan ini sejalan dengan program provinsi untuk menurunkan jumlah penderita katarak di Jawa Timur.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jatim, dr. Setya Budiono, mengungkapkan, jumlah penderita katarak di Jawa Timur sampai saat ini mencapai 400.000 orang. Permasalahan katarak sering kali dipandang remeh oleh masyarakat umum, padahal kesehatan mata menjadi faktor penting dalam rangka peningkatan SDM.

“Katarak menjadi penyebab tertinggi kebutaan yang dialami masyarakat Jawa Timur. Kami memberikan apresiasi khusus kepada Pemkab, Dinkes dan Komatda Tuban yang telah terlebih dahulu menginisiasi adanya upaya untuk memperhatikan kesehatan mata masyarakat,” jelas dr Setya Budiono dalam kesempatan itu.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar