Pendidikan & Kesehatan

Ratusan Pegawai di 10 OPD Pemkab Jember Jalani Swab Massal

Foto ilustrasi

Jember (beritajatim.com) – Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur melonjak. Ada dua klaster yang mempengaruhi, yakni klaster keluarga dan klaster perkantoran Pemerintah Kabupaten Jember.

Sejak 18 November hingga 1 Desember 2020, ada tambahan 825 kasus terkonfirmasi positif baru. Ini berarti rata-rata per hari ada tambahan 58,93 kasus. Tertinggi pada 19 November, yakni 107 kasus. Sementara itu, penambahan pasien sembuh sebanyak 434 orang.

“Pada klaster perkantoran kemarin ada di Universitas Jember, Dinas Kesehatan, Inspektorat, dan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, dan Bagian Pembangunan di area perkantoran Pemkab Jember,” kata juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Jember, Gatot Triono, Selasa (1/12/2020).

Swab masal dilakukan di lingkungan perkantoran Pemkab Jember, 1 dan 2 Desember 2020. Kemarin ditargetkan 650 orang yang menjalani swab. “Ada sepuluh organisasi perangkat daerah (OPD). Ada dari sepuluh OPD, stafnya terkonfirmasi positif dan ada OPD yang, karena tugasnya, memiliki risiko tinggi terjangkit virus Covid-19,” kata Gatot.

Hasil swab di Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia masih belum keluar. “Sampel dikirim ke Surabaya. Mungkin baru 5-6 hari hasil swab keluar. Sama halnya di Dinas Kesehatan juga belum ada hasil swab,” kata Gatot.

Sementara itu untuk klaster Universitas Jember, menurut Gatot, ada empat orang karyawan terkonfirmasi Covid yang meninggal. Sementara pasien yang terkonfirmasi sebanyak 17 orang. “Kami akan update lagi ke Dinas Kesehatan Jember,” katanya. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar