Pendidikan & Kesehatan

Sebaran Covid-19

Raport Merah Banyuwangi di Penghujung Tahun

Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi mencatat peningkatan jumlah pasien positif Covid 19. Akibatnya, daerah ini kembali masuk zona merah sebaran virus corona. Satuan Tugas Covid 19 Banyuwangi terus melakukan tracing kepada masyarakat. Hasilnya, banyak masyarakat yang ternyata justru positif Covid 19.

“Meningkatnya kasus harian ini merupakan hasil tracing yang dilakukan Satgas Penanganan COVID-19 Banyuwangi. Artinya, Semakin kita kembangkan tracing semakin banyak kita dapatkan (kasus positif),” kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, Selasa (15/12/2020).

Meski demikian, kata dr. Rio, data kenaikan jumlah pasien ini tak serta merta menghampiri Banyuwangi. Tapi, juga merata hingga merambah data nasional. “Secara global maupun nasional memang pada hari-hari terakhir ini memang mencatat rekor kenaikan kasus harian covid-19. Dan kondisi itu juga terjadi di Banyuwangi,” ungkapnya.

Alhasil, kondisi ini menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat Bumi Blambangan. Pasalnya, dari hari ke hari kasus justru cenderung meningkat. Syaratnya, warga harus betul-betul sadar tentang penerapan protokol kesehatan Covid 19.

“Sehingga sudah selayaknya masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam hal aspek pencegahan dengan mematuhi protokol kesehatan dengan 3M-nya. Dan ini merupakan hal yang harus dilakukan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sebenarnya, Satgas Covid 19 Banyuwangi telah memberikan imbauan, sosialisasi termasuk penindakan melalui operasi yustisi. Tapi, hingga kini belum menjadi satu-satunya pemicu turunnya kasus. “Operasi Yustisi setiap hari dilakukan oleh Satpol PP dan komponen lainnya. Demikian juga Satgas Kecamatan melakukan operasi yustisi setiap hari. Kuncinya kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Jika dilihat, secara jelas masih banyak warga yang tidak mengindahkan peringatan maupun protokol kesehatan. Bahkan, beberapa tempat banyak yang kendor menerapkan langkah pencegahan itu.

“Sebaliknya, pakai masker dan menjaga jarak itu merupakan cara efektif untuk mencegah penularan dan penyebaran (COVID-19). Oleh sebab itu, sekali lagi diimbau, warga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatnya terus angka temuan harian di Banyuwangi,” pungkasnya.

Data pertanggal 15 Desember 2020, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Banyuwangi mencapai 3.480 orang. Sebanyak 2.906 pasien dinyatakan sembuh dan 293 pasien masih dalam perawatan. Sedangkan kasus 281 orang meninggal dunia. (rin/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar