Pendidikan & Kesehatan

Rapid Test Sasar Pengunjung Mall di Kota Mojokerto

Rapid Test massal di Sunrise Mall Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Rapid test massal di Kota Mojokerto juga menyasar satu-satunya mall di Kota Mojokerto, Sunrise Mall, Jumat (22/5/2020). Selain untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, rapid test juga dilakukan menyusul satu minggu jelang Hari Raya Idul Fitri, jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan melonjak naik.

Marketing Sunrise Mall, Nur Cholis mengatakan, mendukung rapid test yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. “Tujuannya memang untuk mengetahui adanya pasien positif Covid-19, selain sebelumnya Sunrise Mall sudah menerapkan protokol kesehatan. Seperti, pengunjung masuk harus pakai masker, lifh dimatikan,” ujarnya.

Masih kata Cholis, selain pengunjung yang dilakukan rapid test, juga dari karyawan toko yang ada di Sunrise Mall. Menurutnya, sejak pandemi Covid-19 mengalami penurunan jumlah pengunjung sebanyak 70 persen. Namun jelang Hari Raya Idul Fitri sejak seminggu lalu sudah mengalami kenaikan.

“Sebelum ada Covid-19, hari kerja nomal di angka 5 ribu dan hari minggu dan libur sampai 10 ribu. Saat pandemi Covid-19, hanya 2 ribu an pengunjung. Namun seminggu jelang lebaran, sudah mulai naik sampai 8 ribu an. Ini karena THR sudah diterima, sudah mulai banyak diskon. Kalau yang tutup hanya wahana mainan dari Pemkot dan CGV saja,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto mengatakan, rapid test yang digelar Pemkot Mojokerto digelar di 10 titik. “Utamanya di tempat-tempat keramaian, yaitu di pasar, kemudian di pusat-pusat perbelanjaan. Seperti saat ini, di Sunrise Mall Kota Mojokerto,” ungkapnya.

Sasaran rapid test merupakan pengunjung. Sebelum masuk, petugas memeriksa suhu badan dan jika diketahui di atas 37 derajat celcius maka akan dilakukan rapid test. Sejumlah pekerja juga secara rela datang ke petugas untuk meminta dilakukan rapid test.

“Ini sebagai langkah antisipasi agar penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto bisa kita antisipasi, utamanya OTG. Masyarakat yang tidak mengalami gejala-gejala. Menjelang Hari Raya Idul Fitri aktivitas di pusat perbelanjaan cukup meningkat sehingga dilakukan rapid test,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar