Pendidikan & Kesehatan

Rapid Test, 1 Santri Pulang dari Ponpes Temboro Reaktif

Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ipong Muchlissoni menegaskan bahwa santri yang baru pulang dari Ponpes Temboro Magetan harus diperlakukan khusus.

Jika pemudik yang datang diperbolehkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya, khusus santri dari Ponpes Temboro dilakukan isolasi di balai desa atau bahkan di rumah sakit.

“Ini untuk kebaikan bersama, saya intruksikan untuk tidak melakukan isolasi mandiri khusus  santri dari Ponpes Temboro,” kata Ipong, Rabu (22/4/2020).

Ipong mengaku jika saat ini satgas pencegahan Covid-19 sudah melakukan rapid test kepada 6 santri dari Ponpes tersebut. Hasilnya seorang santri dinyatakan reaktif. Nah, santri yang rapid testnya reaktif ini akhirnya dilakukan isolasi di rumah sakit.

“Kami juga akan melakukan tes Swab terhadap santri Ponpes Temboro yang hasil rapid testnya reaktif tersebut,” katanya.

Penanganan berbeda terhadap santri Ponpes Temboro ini ada dasarnya, setelah Ipong mengetahui bahwa ada sekitar 43 warga Malaysia positif Covid-19 setelah pulang dari Ponnpes yang berada di lereng Gunung Lawu tersebut. Setelah mendapatkan kabar itu, Ipong langsung menginstruksikan penanganan khusus bagi santri yang datang dari Ponpes Temboro tersebut.

“Ini sebagai bentuk antisipasi, untuk memutus rantai peredaran Covid-19 di bumi reyog,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar