Pendidikan & Kesehatan

Rapat Kerja III, Ansor Jombang Launching Gerakan 3M

Jombang (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jombang menggelar Rapat Evaluasi dan Rapat Kerja III dengan tema ‘Revitalisasi dan Reaktualisasi Peran Gerakan Pemuda Ansor dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Organisasi’, Minggu (18/10/2020).

Acara yang bertempat di padepokan Al Adhim Desa Mojongapit Jombang ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seluruh peserta wajib mencuci tangan dan memakai masker. Sedangkan untuk menghindari kerumunan, jumlah peserta rapat kerja dibatasi. Sebagai gantinya peserta rapat, utamanya pengurus tingkat kecamatan, diminta mengikuti kegiatan melalui virtual, yakni aplikasi zoom.

Dalam kesempatan tersebut, Ansor Jombang juga melaunching gerakan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak).  Launching ini dilakukan secara serentak di seluruh PAC (pengurus anak cabang) dan Ranting melalui aplikasi zoom yang dipandu langsung Ketua PC GP Ansor Jombang H Zulfikar Damam Ikhwanto atau Gus Antok.

Hadir pula di padepokan Al Adhim, Sekretaris PC GP Ansor Jombang Hafis Muaddab, Bendahara Moh. Imdad, para Wakil Ketua, seperti Moh. Chusein, Agus Mahfudin, Wakil Bendahara Sutomo Rahajo dan Wakil Sekretaris Zaky Abdussomad. “Jumlah yang hadir dalam rapat kerja III ini kita batasi. Ini untuk mematuhi protokol kesehatan. Namun kami menyiapkan rapat melalui virtual,” ujar Gus Antok.

Gus Antok mengatakan bahwa Ansor Jombang juga melunching gerakan 3M. Launching secara simbolis ini merupakan bentuk kepedulian Ansor dalam rangka mencegah penyebaran Covid -19. “Selama ini kami juga aktif mengedukasi masyarakat melalui anggota Ansor yang ada di tingkat kecamatan dan ranting atau desa,” sambungnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Umum PC GP Ansor Jombang Hafis Muaddab menambahkan bahwa pihaknya dipercaya untuk kedua kalinya dalam program NU Peduli Covid-19. Oleh sebab itu, gerakan memutus rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Salah satunya membagikan ribuan masker ke masyarakat.

“Sedangkan untuk kegiatan edukasi penanggulangan Covid 19, mobil banser sengaja kami branding menjadi mobil COC. Yakni mobil edukasi yang dilengkapi dengan sirine. Mobil ini sebagai sarana mengedukasi masyarakat baik di pasar, pusat-pusat kerumunan, sekolah dan pondok pesantren,” katanya. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar