Pendidikan & Kesehatan

Ramadan, PMII Al-Khairat Pamekasan Santuni Anak Yatim

Pamekasan (beritajatim.com) – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Khairat Pamekasan, memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di wilayah setempat, Minggu (10/5/2020).

Kegiatan santunan anak yatim yang digagas Pengurus Komisariat (PK) PMII Al-Khairat Pamekasan, diikuti puluhan kader di tingkatan pengurus rayon di bawah koordinasi komisariat. Meliputi Rayon Ibnu Aly, Rayon Ibnu Rusyd, serta Rayon Uwais Al-Qorny.

“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap Ramadan dan dikemas dengan santunan anak yatim dan buka puasa bersama. Namun bersamaan dengan wabah Covid-19 akhirnya kita kemas dengan cara berbeda, yakni dengan cara mengantarkan bantuan kepada anak yatim ke rumah masing-masing,” kata Ketua PK PMII Al-Lhairat Pamekasan, Sudirman.

Memang selama ini, kegiatan santunan dan buka puasa bersama digelar setiap tahun dan dipusatkan di Komisariat PMII Al-Khairat Pamekasan. Bahkan dalam kegiatan tersebut juga digagas tahlil dan doa bersama sebelum penyerahan santunan kepada para yatim di lingkungan komusariat.

“Namun karena adanya aturan dari pemerintah tentang physical distancing, akhirnya kita siasati dengan menyerahkan santunan kepada para yatim langsung ke rumah masing-masing sesuai data yang sudah kita miliki, termasuk data usulan dari anggota tentang keberadaan anak yatim di rumah masing-masing,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi kepada para pengurus serta para kader untuk terus memiliki komitmen menerapkan nilai-nilai keislaman. Salah satunya dengan selalu menyantuni anak yatim. “Kami sangat mengapresiasi semangat dari para kader PMII Al-Khairat dalam menerapkan nilai-nilai keislaman,” imbuhnya.

“Semoga melalui kegiatan ini, PMII IAI Al-khairat Pamekasan selalu eksis dalam menjalankan nilai luhur para pendiri PMII. Beberapa di antaranya dengan selalu memberikan pembelaan kepada kaum mustad’afin, termasuk para anak yatim,” harapnya. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar