Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Raker II PC Pessandra Bojonegoro dalam Merajut Jalur Suwuk Nusantara

Pengurus PC Pessandra Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Cabang Ke-II di Pondok Pesantren Alhamdulillah Desa Geger Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pengurus PC Pessandra Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Cabang Ke-II di Pondok Pesantren Alhamdulillah Desa Geger Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro yang diasuh oleh Bu Nyai Dyah Ayu Ratna Dewi.

Ketua PC Pessandra Bojonegoro Abdul Kholiq Obeh mengatakan, raker tahun ini mengambil tema “Merajut Jalur Suwuk Nusantara” sebagai upaya mengangkat budaya kearifan lokal dan menegaskan sambang sambung silaturahim yang menjadi salah satu modal utama kesuksesan sebuah organisasi.

“Kenapa kita mengangkat tema suwuk, suwuk berasal dari kata Su yang artinya lebih, Wuk dari bahasa krama inggil (doa). Selain itu suwuk sudah dekat dengan santri karena menjadi kajian sehari-hari oleh Abah yai Abdul Ghofur di pondok syamsulmaarif, mujarrobat dan lain-lain,” ujar pria yang khas dengan rambut gondrongnya, Selasa (22/3/2022).

Kang Obeh yang juga mempunyai Gamelan Sholawat Aji Soka menegaskan, suwuk juga sering disampaikan Abah Yai untuk media berjuang. Karena suwuk adalah salah satu media dakwah yang paling mudah diterima masyarakat. Suwuk sendiri, lanjut dia, sebagai kearifan budaya lokal yang hari ini mulai terkikis dengan obat-obatan kimia, rumah sakit.

“Saat di Pondok Pesantren Sunan Drajat sudah terkenal dengan suwuknya, maka kita para alumni pasti sedikit-sedikit bisa suwuk, dan suwuk sendiri lebih mengedepankan minta pertolongan ke Allah ” pungkasnya.

Sementara Gus Abdul Mun’im perwakilan ndalem menyampaikan, Alumni harus terus bergerak dan saling merajut silaturahim. “Sesuai pesan Abah Yai, untuk membesarkan alumni lewat wadah Pessandra di semua tempat. Kumpul saja sudah berkah, dan yakin itu akan berkah dan menurun ke anak cucu,” terangnya.

Adapun hasil program penting dari raker yang digelar pada Minggu (20/3/2022) tersebut adalah penguatan silaturahim dengan agenda pertemuan setiap bulan di tiap kecamatan secara bergilir dan penguatan kemandirian ekonomi lewat bidang usaha asli milik Pessandra Bojonegoro.

Selain itu juga dengan memanfaatkan sebaran alumni yang begitu banyak di Bojonegoro untuk membuat kaleng koin yang akan ditaruh di kediaman alumni masing-masing, dengan harapan menguatkan silaturahim serta terciptanya kemandirian ekonomi lewat alumni itu sendiri.

Sekadar diketahui, dalam raker tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus PC dan PAC Pessandra se kabupaten, sesepuh, penasehat dan pembina PC Pessandra Bojonegoro, serta keluarga pengurus PP Pessandra pusat dan Keluarga Ndalem yang di wakili oleh Gus Abdul Mun’im. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar