Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

PWI Pamekasan Gagas Program Penguatan Moderasi Beragama

Anggota PWI Pamekasan, Khairul Anam mempresentasikan gagasan Penguatan Moderasi Beragama dalam Literasi Digital bagi kalangan pesantren di Pamekasan, Selasa (20/9/2022).

Pamekasan (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menggagas program Penguatan Moderasi Beragama dalam Literasi Digital di kalangan pesantren. Gagasan tersebut dipresentasikan di hadapan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam di Ruang Rato Ebhu Kompleks Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jalan Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Selasa (20/9/2022) malam.

“Orientasi dari gagasan program ini sebagai salah satu upaya untuk bersama membendung beragam hoax seputar isu keagamaan di Madura, khususnya di kabupaten Pamekasan,” kata Panitia Pelaksana Moderasi Beragama PWI Pamekasan, Khairul Anam, ditulis Rabu (21/9/2022).

Khairul juga menyampaikan beberapa tujuan dari program yang menitikberatkan pada lembaga pendidikan pesantren. Di antaranya sebagai penguatan nilai tawasut, tatsamuh, musyawarah dan islah.

“Salah satu tujuan dari gagasan ini, yakni sebagai upaya meningkatkan peran aktif pesantren dalam membendung hoax dan isu keagamaan di platform digital,” ungkapnya.

Tujuan lainnya berupa implementasi spirit historis dari founding father kemerdekaan Republik Indonesia, yang menjadikan persatuan sebagai nafas dalam berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan ini kita rencanakan digelar di 13 pesantren di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, tiap pesantren nantinya akan menghadirkan puluhan peserta yang terdiri dari kalangan santri, asatidz hingga pengurus pesantren,” jelasnya.

Bahkan dalam penguatan moderasi beragama tersebut, pihaknya juga berencana menghadirkan tiga narasumber berbeda pada kegiatan yang dijadwalkan digelar secara maraton. Mulai dari pakar literasi digital, jurnalis madya, serta praktisi moderasi beragama.

“Untuk pelaksanaan ini nantinya akan kita laksanakan secara maraton selama 6 (enam) bulan, mulai dari Juni hingga November 2023 mendatang,” sambung pria yang juga tercatat sebagai Direktur Harian Pagi Kabar Madura.

Sementara Ketua PWI Pamekasan, Tabri S Munir menyampaikan gagasan tersebut sebagai inisiasi dari Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat di organisasi yang dipimpinnya.

“Berdasar hasil rapat kerja beberapa waktu lalu, terdapat beberapa program yang digagas Bidang Pendidikan dan Kesra. Satu di antaranya program UKW (Uji Kompetensi Wartawan), sport tourism, innovation hub, termasuk kelas inspiratif hingga moderasi beragama,” pungkasnya. [pin/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar