Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

PWI Pamekasan Apresiasi Layanan Rapid Tes Bagi Wartawan

Ketua PWI Pamekasan, Abd Aziz.

Pamekasan (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, mengapresiasi langkah pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat yang memberikan layanan kepada sejumlah insan pers untuk melakukan tes kesehatan atau rapid tes.

Hal tersebut disampaikan menyusul adanya pelaksanaan rapid tes bagi insan pers yang bertugas di wilayah Pamekasan, oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, di Gedung Pemuda (SerbaGuna), Jl Kabupaten, Jum’at (12/6/2020).

“Tentunya kami sangat mengapresiasi upaya pemkab khususnya Dinas Kesehatan bersama Tim Satgas Covid-19 dengan melakukan langkah (rapid tes) ini. Terlebih wartawan memang merupakan kelompok profesi yang rentan dengan beragam penyakit, tidak terkecuali Covid-19,” kata Ketua PWI Pamekasan, Abd Aziz, Sabtu (13/6/2020).

Selain itu, kerja lapangan juga menjadi salah satu faktor mereka kontak langsung dengan beragam narasumber. Termsuk dalam mengurai beragam informasi seputar Covid -19. “Kerja lapangan dan menggali informasi yang berhubungan dengan banyak orang, justru menjadi kecenderungan penyebab wartawan rentan tertular Covid-19. Apalagi sudah ada teman kita yang meninggal dengan status PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” ungkapnya.

Salah satu wartawan Pamekasan melakukan rapid tes di Gedung Pemuda, Jl Kabupaten, Jum’at (12/6/2020).

“Kami akui bahwa percepatan pencegahan penyebaran virus corona ini menjadi komitmen semua pihak, kesadaran bersama di antara masyarakat harus terwujud. Sehingga nantinya dapat menekan angka peningkatan pandemi yang tiap hari selalu menunjukkan peningkatan jumlah kasus, baik status PDP maupun pasien positif,” jelasnya.

Secara kelembagaan pihaknya juga sudah membentuk Posko Wartawan Peliput Covid-19 yang dipusatkan di kantor organisasi profesi yang dipimpinnya. “Hal ini harus kita optimalkan dengan melakukan koordinasi lintas sektoral dengan instansi pejabat berwenang demi mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih baik, serta sadar akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran pandemi ini,” imbuhnya.

“Tidak kalah penting kami juga berharap agar rekan-rekan wartawan berperan aktif memberikan pendidikan publik sesuai dengan kapasitasnya sebagai ‘penyampai risalah’ kepada publik, khususnya terkait kasus pandemi Covid-19 ini,” pungkas alumnus UNAIR Surabaya.

Berdasar update peta sabaran Covid-19, terdata sebanyak 56 orang dinyatakan positif. Meliputi sebanyak 33 orang dirawat, sebanyak 10 orang dinyatakan sembuh dan sebanyak 10 orang lainnya meninggal dunia. Sedangkan total status PDP terdaftar sebanyak 79 orang, meliputi sebanyak 43 orang dalam pengawasan, 18 orang selesai dan 18 orang lainnya meninggal dunia.

Sementara untuk status Orang Dalam Pantauan (ODP) terdata sebanyak 525 orang, meliputi sebanyak 482 orang dinyatakan selesai dilakukan pemantauan, serta sebanyak 43 orang lainnya tengah dalam pemantauan tim satgas Covid-19. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar