Pendidikan & Kesehatan

Puskesmas Sawoo Batasi Pelayanan Kesehatan

Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pasca satu tenaga kesehatan (nakes) terkonfirmasi positif, pelayanan di Puskesmas Sawoo masih dibuka. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini belum berencana menutup, sebab puskesmas bisa dibilang garda terdepan layanan kesehatan disaat pandemi seperti sekarang ini.

“Untuk Puskesmas Sawoo, kami hanya membatasi pelayanannya,” kata Irin sapaan akrab Rahayu Kusdarini, Kamis (23/7/2020).

Yakni dengan memberikan pelayanan hanya saat jam kerja saja. Untuk sementara, Puskesmas Sawoo tidak melayani rawat inap untuk pasien. Jika ada pasien yang harus menjalani rawat inap, akan dilimpahkan ke puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Sambit.

“Jadi untuk rawat inapnya dialihkan ke Puskesmas Sambit,” katanya.

Itu dilakukan karena nakes yang positif itu, kontaknya cukup banyak dengan teman-temanya yang ada di puskesmas. Sehingga temannya yang kontak ini, kata Irin dilakukan isolasi mandiri. Supaya tidak terjadi kekosongan nakes yang melayani di Puskesmas Sawoo, nakes yang biasnya bertugas di pustu maupun polindes, untuk sementara ditugaskan di Puskesmas Sawoo.

“Nakes yang biasanya bertugas di pustu maupun polindes, disatukan di puskesmas induk, yakni Puskesmas Sawoo,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, satu lagi tenaga kesehatan (nakes) di Ponorogo terkonfirmasi positif Covid-19. Kali ini menimpa salah satu nakes yang sehari-hari bekerja di Puskesmas Kecamatan Sawoo Ponorogo. Laki-laki berusia 39 tahun itu, positif Covid-19 diduga tertular dari salah satu pasien yang terkonfirmasi positif sebelumnya. Yakni pasien perempuan 42 tahun asal Desa Wilangan Kecamatan Sambit.

“Nakes yang positif Covid-19 ini tertular dari pasien nomor 97 asal Desa Wilangan Sambit, ” kata Bupati Ipong Muchlissoni.

Mulanya yang bersangkutan melakukan kunjungan perawatan ke rumah pasien nomor 97, sebelum pasien tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah hasil swab keluar yang menyatakan pasien nomor 97 ini positif, baru nakes tersebut melakukan pemeriksaan, baik itu rapid dan swab hingga akhirnya dirinya dinyatakan positif.

“Dari pasien nakes ini, kami sudah melakukan tracing. Dan didapatkan 12 kontak erat dan ini sudah dilakukan pengambilan swab,” katanya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar