Pendidikan & Kesehatan

Puskesmas Larangan Ditutup, Pasien Dialihkan ke Puskesmas Terdekat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Ahmad Marzuki.

Pamekasan (beritajatim.com) – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Larangan, Kecamatan Larangan, sementara ditutup dan tidak melayani pasien pasca adanya salah satu staf yang dinyatakan terinfeksi wabah virus corona alias Covid-19.

Kebijakan penutupan tersebut, berlaku hingga 14 hari kedepan. Terhitung sejak Senin (29/6/2020) hingga Sabtu (11/7/2020) mendatang. “Untuk sementara ditutup dan tidak melayani pasien, karena salah satu staf dinyatakan terinfeksi Covid-19,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Ahmad Marzuki, Rabu (1/7/2020).

Dari itu, para pasien yang tengah dirawat di Puskesmas setempat, akhirnya dialihkan sementara ke puskesmas terdekat. “Jadi untuk pasien yang sempat dirawat di puskesmas Larangan, sementara dialihkan ke puskesmas terdekat. Seperti Puskesmas Galis, Kadur dan Talang,” ungkapnya.

Berdasar informasi yang dihimpun beritajatim.com, kondisi tersebut mengharuskan puluhan karyawan maupun tenaga kesehatan harus menjalani rapid test, termasuk orang yang kontak langsung dengan staf puskesmas yang dinyatakan positif Covid-19.

Bahkan dari puluhan karyawan yang menjalani rapid test, diketahui sebanyak empat orang di antaranya dinyatakan reaktif. Termasuk juga empat orang lainnya yang merupakan keluarga dari staf yang dinyatakan positif, juga menunjukkan hasil reaktif.

Penutupan Puskesmas Larangan, juga diperkuat dengan pemasangan banner berisi tulisan penutupan sementara. Salah satunya banner bertulis ‘Mohon Maaf, untuk sementara pelayanan ditutup hingga 14 hari kedepan. Pelayanan dialihkan ke puskesmas terdekat’. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar