Pendidikan & Kesehatan

Pusat Observasi Rehabilitasi Pasien Covid-19 Stadion Gejos Gresik Ditutup Sementara

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) saat berbincang dengan tenaga kesehatan (Nakes) saat penutupan pusat observasi dan rehabilitasi pasien Covid-19 di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos)

Gresik (beritajatim.com) – Pusat observasi rehabilitasi pasien Covid-19 Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik, ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan karena terhitung selama enam hari pasien yang terpapar Covid-19 tidak ada.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Syaifuddin Ghozali membenarkan penutupan sementara pusat rehabitasi penanganan pasien Covid-19 di Stadion Gejos. “Kemarin pemulangan pasien terakhir yang terkonfirmasi positif covid. Malahan selama enam hari terhitung sampai hari ini pasien yang menjalani perawatan tidak ada,” ujarnya kepada wartawan, Senin (29/03/2021).

Kendati ditutup sementara lanjut Ghozali, tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Stadion Gejos dikembalikan semula ke Puskesmas masing-masing saat ditugaskan. Namun, bila ada lonjakan lagi nakes tersebut bertugas seperti sedia kala.

Sementara itu, salah satu nakes asal Puskesmas Driyorejo, Fitri (30) menuturkan, alhamdulillah sampai saat ini sudah tidak ada lagi. Mudah-mudahan kasus Covid-19 di Gresik terus menurun seperti sekarang. “Saya sudah sembilan bulan bertugas merawat pasien covid di Stadion Gejos. Baru kali ini bisa berkumpul sama keluarga dengan leluasa. Sebab, sebelumnya selalu standby,” ujarnya.

Masih menurut Fitri, dirinya pernah merasakan saat keletihan saat pasien yang dirawat membludak sampai ada 100 pasien. Sehingga, dibutuhkan tenaga ekstra agar tetap fit saat melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19. “Saya dan rekan-rekan pernah nonstop merawat pasien di pusat observasi dan rehabilitasi di Stadion Gejos. Namun, alhamdulillah sejak bulan Februasi 2021 kasusnya terus menurun,” paparnya.

Terkait dengan penutupan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengatakan, penutupan ini hanya sementara sambil
melihat pengawasan PPKM mikro. “Mudah-mudahan penutupan ini tidak hanya sementara tapi selamanya,” katanya saat mendatangi Stadion Gejos.

Gus Yani, sapaan akrabnya juga melihat ruang pemantauan dari CCTV. Kamar-kamar di stadion terlihat kosong tidak ada aktivitas sama selali.

Bupati milenial ini mengimbau bahwa penutupan ini bukan capaian kesuksesan Covid-19 di Gresik. Masyarakat tidak boleh lengah tetap menerapkan protokol kesehatan saat diluar rumah.

Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan masih tetap dilakukan. Kemudian Satgas Covid-19 tetap melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment) pengawasan juga terus berjalan. “Mudah-mudahan Gresik masuk zona kuning dan selanjutnya ke zona hijau,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk