Pendidikan & Kesehatan

Punya Keluhan Diare, Bayi di Ponorogo Reaktif

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan BPBD Ponorogo memberikan masker kepada pengguna jalan [Foto/Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah di Ponorogo, update terakhir ada 7 penambahan kasus konfirmasi baru. Kasus baru ini, ada yang merupakan penularan transmisi lokal, ada juga yang tertular dari luar kota.

Sebanyak 5 orang merupakan kontak erat dari pasien sebelumnya, dimana 4 orang dari Kecamatan Ponorogo dan satu orang dari Kecamatan Sampung. “Kami kabarkan penularan masih terjadi, ada 7 kasus konfirmasi baru. Ada 5 orang tertular dari transmisi lokal, sedangkan 2 sisanya punya riwayat dari luar kota,” kata Pjs. Bupati Soedjarno, Minggu (4/10/2020).

Dua pasien yang punya riwayat dari luar kota ini pertama berasal dari Kecamatan Mlarak. Yang bersangkutan, sebelumnya bekerja di Bangkalan Madura. Dia merupakan kontak erat dari teman kantor yang juga positif Covid-19.

Kemudian perempuan asal Kecamatan Ponorogo, punya riwayat dari Surabaya. Ini merupakan pasien post partum (melahirkan) di hari ke-7. Berawal dari bayinya yang berusia 7 hari ada keluhan diare, kemudian dirapid tes hasilnya reaktif.

Karena hasil tersebut, akhirnya bayi dan ibunya dilakukan Swab Test. “Hasilnya adalah ibunya dinyatakan konfirmasi Covid-19, sedangkan bayinya masih menunggu, belum keluar hasilnya,” katanya.

Selain 7 kasus penambahan konfirmasi baru, Soedjarno juga mengumumkan ada 3 pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingga total ada 442 kasus selama pandemi ini. Dengan rincian, pasien sembuh sebanyak 341 orang, meninggal ada 16 dan sedang menjalani isolasi ada 85 orang.

Dengan masih adanya kasus konfirmasi baru setiap harinya, Soedjarno menyebut butuh peran aktif semua pihak untuk memutus rantai penularan ini. Dia menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari kerumunan dan keramaian.

Tanamkan di diri sendiri untuk patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan. Harus selalu pakai masker, menjaga jarak dan sering-sering cuci tangan. “Jangan segan dan jangan ragu untuk menegur orang di sekitar kita yang tidak disiplin terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya. [end/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar