Pendidikan & Kesehatan

Puluhan Siswa TK Belajar Bikin Batik

Gresik (beritajatim.com)- Puluhan siswa TK Al Ummah Gresik mengunjung balai RW. Mereka belajar membatik bersama Griya Batik Gresik. Selain mengenalkan budaya bangsa, kegiatan tersebut juga untuk mengasah psikomotorik siswa.

Para siswa TK itu oleh gurunya serta instruktur batik. Dikenalkan tata cara bagaimana membuat batik. Baik itu, peralatan batiknya, bahan-bahan batik, kain batik serta motifnya.

Dengan sangat antusias, calon penerus bangsa ini mendengarkan penuturan dari perajin batik secara langsung. Tak hanya penuturan secara lisan, siswa juga terlibat langsung dalam pembuatan batik.

“Senang bisa belajar membatik bersama teman-teman,” Mirza (7), salah satu siswa, Kamis (28/02/2019).

Siswa TK itu, tanpa canggung mendesain motif batik. Ada juga yang mencanting kain mori putih berukuran 30×40 centimeter yang sudah ada motifnya. Selain mendesain dan mencanting, siswa ini juga diajarkan cara memberi warga kain batik.

Dengan telaten satu per satu motif batik diwarnai. Motif yang dibuat adalah motif bunga, gunung, dan burung.

Salah satu Ustadzah TK Al Ummah Ari Okta menuturkan, kegiatan membatik untuk mengasah psikomotorik siswa dengan mendesain dan menggambar di atas batik. Selain itu, pembelajaran secara langsung ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak didik terhadap budaya bangsa.

“Jadi kalau bunda-bundanya ingin mereka mengenal budaya Indonesia, maka kenalkan mereka dengan batik sejak dini karena batik adalah salah satu budaya warisan Indonesia,” tuturnya.

Sementara perajin batik (Griya Batik) Gresik, Siti Zunaiyah Budiarty menyatakan tujuan kegiatan ini supaya batik terus dilestarikan sebagai warisan budaya nasional.

“Alasan kami memilih siswa TK sebagai generasi penerus. Sebab, saat ini kebanyakan para perajin batik didominasi dari usia lanjut. Harapan kami dengan kegiatan ini bisa melestarikan budaya batik,” pungkasnya. (dny/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar