Pendidikan & Kesehatan

PTM SD dan SMP di Gresik Mulai Diberlakukan

Gresik (beritajatim.com) – Pembelajaran Tatap Muka atau PTM di sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Gresik mulai diberlakukan. Pelaksanaan pembelajaran itu dilakukan setelah Gresik turun level 3 dalam PPKM yang diberlakukan pemerintah.

Kepala SDN Sidokumpul 2 Gresik Hamsiah menuturkan, berbagai persiapan telah dilakukan terkait PTM pertama sejak belajar daring selama 1,5 tahun lebih.

“Untuk PTM ini kelas I, IVdan VI yang masuk digilir hanya 50 persen dari jumlah kelas. Misalnya, satu kelas ada 28 siswa. Maka siswa yang masuk separuhnya dan tetap mengkedepankan protokol kesehatan,” tuturnya.

Sementara salah satu wali murid yang juga Ketua Komite SDN Sidokumpul 2 Adel Filadevila mengatakan, dirinya menyambut adanya PTM ini setelah sekian lama siswa hanya belajar daring di rumah.

“Adanya PTM ini kami berharap akan semakin membaik. Semoga pendidikan kedepan terus berjalan meski tetap dengan protokol kesehatan,” katanya.

Diakui Adel, perlu persiapan mental sebelum anaknya masuk sekolah lagi seperti biasanya.

“Anak saya Yolanda Alexandria Latuperisa sangat senang begitu ada pembelajaran lagi di sekolah,” ungkapnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menyatakan bicara aglomerasi ada kemungkinan Gresik akan turun level lagi.

“PTM yang digelar ini tetap ada evaluasi terhadap gurunya. Prokes tetap dijaga ketat. Kalau bisa ada evaluasi mingguan bagi gurunya dengan dilakukan swab antigen meski sudah divaksin,” tuturnya.

Saat sidak di SDN Sidokumpul 2, Bupati Gresik Gus Yani sempat bertanya kepada salah satu siswa bercita-cita menjadi apa.

“Saya melihat siswanya sangat antusias ingin merasakan kembali pendidikan tatap muka,” pungkasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar