Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

PTM Digelar di Daerah Level 1-3, Ini Kata Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto

Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Amin Wachid. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan siswa dengan usia di bawah 12 tahun bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Namun ada empat persyaratan utama bisa dimulainya PTM di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, pemerintah memutuskan PTM boleh dilaksanakan di daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 dengan protokol kesehatan.

“Ya betul, yang diizinkan PTM adalah daerah dengan Level 1-2 dan 3. Kota Mojokerto masih PPKM Level 4, jadi belum. Tapi dari Juli kemarin, di Kota Mojokerto sudah mempersiapkan protokol kesehatan di semua sekolah untuk persiapan PTM,” ungkapnya, Sabtu (14/8/2021).

Masih kata Amin, PPKM Level 4 yang berlaku untuk Mojokerto dan sejumlah daerah lain berlaku hingga 16 Agustus 2021. Meski nantinya Level 4 di Kota Mojokerto turun menjadi Level 3, namun masih ada empat persyaratan utama bisa dimulainya PTM di sekolah.

“Yakni kondisi epimodologis masing Kabupaten/Kota, pemenuhan daftar periksa protokol kesehatan sekolah yang diunduh di Dapodik dan terverifikasi oleh KemendikbudRistek, izin tertulis Bupati/Walikota sebagai Ketua Satgas Covid-19 dan persetujuan tertulis orang tua/wali murid,” katanya.

Kebijakan pembukaan sekolah sendiri diputuskan pemerintah setelah Kemendikbudristek mengusulkan pelonggaran PTM selama masa pandemi. Diketahui, pemerintah awalnya merencanakan pembukaan seluruh sekolah di Juli 2021. Namun rencana tersebut diurungkan karena lonjakan Covid-19 pasca libur Idul Fitri. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar