Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

PT KAI Daop 7 Terus Lakukan Pencegahan Penularan Covid-19

Sebelum berangkat, calon penumpang kereta api menunjukkan hasil pemeriksaan tes antigen di Stasiun Jombang, Kamis (18/11/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Upaya mendukung pemerintah dalam pencegahan Covid-19 terus dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI daop (daerah operasi) 7. Untuk itu sejumlah aturan diterapkan bagi penumpang yang menggunakan moda transportasi tersebut.

Aturan itu di antaranya, pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Kewajiban menunjukkan kartu vaksin dikecualikan bagi pelaku perjalanan dengan kepentingan khusus medis yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis dan pelaku perjalanan di bawah 12 tahun.

“Kemudian Pelanggan KA jarak jauh wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Bagi anak usia di bawah 12 tahun, wajib didampingi oleh orangtua/keluarga yang dibuktikan dengan KK (Kartu Keluarga),” kata Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Jumat (19/11/2021).

Aturan selanjutnya, pemesanan tiket kereta api harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom nomor identitas. Penggunaan NIK ini, kata Ixfan, berlaku bagi pelanggan dewasa ataupun anak-anak untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon pelanggan.

“Kami mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI. Selain itu, selama menggunakan layanan KAI, pelanggan wajib mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama, dan menggunakan hand sanitizer. Hal itu untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

PT KAI daop 7, lanjut Ixfan, memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak bisa memenuhi yang dipersyaratkan itu, maka tidak diperkenankan menggunakan moda transportasi tersebut. “Sekali lagi, ini upaya kami dalam mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.

Lantas, bagaimana menindaklanjuti pemberlakukan PPKM level 3 pada akhir Desember mendatang yang diterapkan di seluruh Indonesia? “Kalau soal itu, kami masih menunggu kebijakan dari pusat, teknisnya seperti apa. Sejauh ini PT KAI mendukung dan mematuhi segala ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah,” pungkas Ixfan. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar