Pendidikan & Kesehatan

PT BSI Bantu Alat PCR dan Air Bersih 

Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Bumi Suksesindo (BSI) terus  berkontribusi terhadap Kabupaten Banyuwangi maupun warganya. Baru-baru ini, operator tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran itu menyerahkan bantuan satu set peralatan Real Time-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) kepada Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi.

Alat ini sudah lolos uji coba di Labkesda Banyuwangi sehingga bisa dioperasikan secepatnya.

“Bantuan ini adalah wujud komitmen perusahaan untuk terlibat aktif dalam
penanganan Covid-19 di lingkungan sosial ia beroperasi,” kata Direktur PT Bumi Suksesindo Boyke Abidin, Rabu (30/9/2020).

Bantuan ini diharapkan membantu penanganan kasus Covid 19 di Banyuwangi. Pasalnya selama ini, pemeriksaan sample dilakukan di daerah lain, seperti Jember atau Surabaya.

“Bantuan PCR dari PT BSI ini melengkapi bantuan dua ventilator, ribuan rapid test kit, dan perlengkapan penanganan Covid-19 yang diserahkan pada Mei dan Juni lalu kepada Gugus Tugas. Saat ini, dua ventilator masing-masing dipasang di RSUD Blambangan dan RSUD Genteng,”

“Kami senantiasa berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan mengenai penanganan Covid-19 di sekitar perusahaan dan Banyuwangi pada umumnya,” kata Boyke.

Selama ini, kata Boyke, PT BSI juga memberikan bantuan tempat cuci tangan, membagi masker
serta materi sanitasi lain. Termasuk bantuan sembako, serta kampanye untuk pencegahan virus Corona di Kecamatan Pesanggaran dan wilayah lain.

“Kami telah menyerahkan bantuan senilai Rp7 miliar lebih. Hari ini, BSI juga menyerahterimakan beberapa proyek infrastruktur
untuk masyarakat sekitar perusahaan yang telah selesai dikerjakan,” ungkapnya.

Proyek tersebut, lanjut Boyke, adalah pengecoran jalan Pancer-Pulau Merah sepanjang 3,85 km, normalisasi Kali Gonggo sepanjang 5,2 km, dan pengadaan air bersih untuk 188 KK di Rowojambe, Pancer, Sumberagung.

Perusahaan meyakini bahwa kondisi jalan yang semakin baik dapat mendorong
perkembangan wisata di Pantai Mustika Pancer dan Pulau Merah. Selain itu, distribusi perikanan dari Pancer ke luar daerah bakal makin lancar.

“Kami menggunakan rancangan beton cor standar tertinggi untuk pengerasan jalan Pancer-Pulau Merah,” ujar Boyke.

Sementara itu, tandon air yang dibangun di Rowojambe, Dusun Pancer, Desa Sumberagung saat ini baru menjangkau 184 KK dengan panjang jaringan 4.000 meter.

“Perusahaan berharap program air bersih ini dapat mengatasi kekurangan air di musim kemarau, memperbaiki kualitas air yang dikonsumsi warga, dan menanggulangi masalah kesehatan,” terangnya.

Boyke menjelaskan untuk program normalisasi Kali Gonggo untuk mengatasi banjir kini telah berhasil. Data mencatat, pada tahun pertama pasca normalisasi, mengalami penurunan hingga
0,5 km2.

“Pengerukan sedimen bisa memperlancar aliran sungai sehingga tidak sampai meluap menggenangi permukiman dan sawah warga seluas 40 hektare. Termasuk membantu saluran air irigasi bagi para petani,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik bantuan dari PT BSI tersebut. Khusus untuk bantuan PCR pihaknya berharap agar kapasitasnya ditingkatkan.

“Saat ini dapat memeriksa 50-65 perhari, karena diperlukan lebih banyak kita tadi minta itu bisa ditingkatkan kapasitasnya 200 perhari dan telah disetujui. . Karena pengadaan itu repot, kalau perusahaan kan gampang tinggal telp kalau ada tinggal dikirim dan bisa dipergunakan,” ujar Anas.

Sejauh ini, alat tersebut telah dioperasikan. Para tenaga medis juga kompeten menggunakan alat tersebut.

“Ya, tenaga medisnya sudah bisa melakukan sendiri di sini. Kalau kekurangan tenaga kita gerakkan analis dari Puskesmas. Untuk operator PCR juga ada,” pungkasnya.

Adanya alat ini, kata Anas dapat membantu penanganan Covid 19 di Banyuwangi lebih cepat. Karena diketahui untuk pemeriksaan sample Banyuwangi harus melakukan di tempat lain.

“Alhamdulillah dua jam hasilnya sudah keluar. Kalau dulu kan harus ke Jember dan Jakarta, seperti di klaster kemarin kan itu yang nangani langsung Jakarta,” pungkasnya. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar