Pendidikan & Kesehatan

PSBB Pulau Jawa Bali, Tempat Wisata di Mojokerto Tetap Buka

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 2021 di Pulau Jawa dan Bali diterapkan oleh pemerintah mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah atau menekan penyebaran Covid-19.

Pada saat pemberlakukan PSBB Pulau Jawa Bali 2021, sejumlah kegiatan termasuk moda transportasi dibatasi. Menanggapi hal tersebut, Kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Raga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo menegaskan, pihaknya masih menunggu surat petunjuk.

“Kita masih menunggu petunjuk resmi. Tapi info dari pusat untuk Jawa Timur, hanya Surabaya Raya dan Malang Raya. Belum turun (petunjuk resmi, red),” ungkapnya melalui pesan singkat Whatsapp (WA), Jumat (8/1/2021).

Masih kata mantan Camat Gondang ini, pihaknya memastikan tempat wisata di Kabupaten Mojokerto masih buka saat penerapan PSBB Pulau Jawa Bali tanggal 11 Januari hingga 25 Januari 2021 mendatang. Lantaran, petunjuk resmi terkait pemberlakuan PSBB Pulau Jawa Bali belum diterima. “Iya masih buka (tempat wisata di Kabupaten Mojokerto, red),” tegasnya.

Sekedar diketahui, Disparpora Kabupaten Mojokerto mengelola 12 objek wisata alam dan sejarah. Yaitu Wana Wisata Air Panas Padusan, pemandian Ubalan dan Coban Canggu Pacet, air terjun Dlundung dan petirtaan Jolotundo Trawas, eko wisata Tanjungan Kemlagi, makam Troloyo, Museum, Candi Bajangratu, Candi Ringin Lawang, Candi Brahu dan Candi Tikus Trowulan. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar