Pendidikan & Kesehatan

PSBB Malang Raya, Forkopimda Tinjau Posko Cek Poin

Wali Kota Malang Sutiaji meninjau pos cek poin.

Malang(beritajatim.com) – Jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, Wali Kota Malang bersama Kapolresta Malang Kota, dan Dandim 0833 Kota Malang meninjau sejumlah pos cek poin di Graha Kencana dan exit Tol Madyopuro atau Tol Malang.

Walikota Malang Sutiaji, mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan cek poin dalam menyaring masyarakat yang akan masuk ke kota Malang. Penijauan dilakukan sekaligus persiapan untuk pengecekan kendaraan plat luar Kota Malang yang akan masuk. Agar saat PSBB efektif dilaksanakan sudah tidak terjadi kesalahan lagi oleh masyarakat.

“Kami juga belajar dari PSBB di Surabaya Raya agar tidak terjadi penumpukan kendaraan secara berlebihan yang mengakibatkan macet panjang. Berbagai simulasi terus kita lakukan, insya allah besok sudah siap dan PSBB dapat berjalan secara maksimal,” ujar Sutiaji Sabtu (16/5/2020).

Sutiaji mengatakan masyarakat harus patuh pada semua aturan yang ditetapkan. Menurutnya bila masyarakat patuh PSBB Malang Raya hanya dilakukan dengan sekali tahapan saja selama 14 hari kedepan. Sejak Minggu, 17 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020.

“Kalau masyarakat patuh penyebaran virus Covid-19 juga dapat ditekan,” ucap Sutiaji.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan bahwa gladi atau persiapan PSBB sengaja dilakukan di jam padat lalu lintas untuk mengetahui bagaimana kemacetan yang akan timbul sehingga dapat segera dilakukan alternatif simulasi lainnya.

“Besok petugasnya sudah siap dan akan bertambah dua kali lipat dari hari ini, sehingga kami siap untuk menerapkan PSBB di Kota Malang,” tandasnya.

Saat ini, selain pengetatan di tujuh cek poin yang ditetapkan, para petugas bersiap di beberapa cek poin lain yang juga menjadi pintu keluar dan masuk ke Malang. Beberapa titik dipersiapkan melalui posko yang dilengkapi dengan petugas.

Selain itu, Rapid test yang dijadikan sebagai metode pengecekan awal Covid-19 juga ditambah. Jika sebelumnya ada dua ribu rapid test yang telah datang, maka dalam waktu dekat sudah ada delapan ribu rapid test yang segera datang dan dipersiapkan selama masa PSBB Malang Raya. (Luc)

Apa Reaksi Anda?

Komentar