Pendidikan & Kesehatan

PSBB di Gresik Diperpanjang 14 Hari, Ada Perbedaan Sedikit

Gresik (beritajatim.com) – Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah dilakukan sejak 28 April 2020 lalu dan berakhir pada hari ini 9 Mei 2020. Namun, dari hasil evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Gresik bakal memperpanjang lagi pemberlakuan PSBB 14 hari ke depan. Yakni, mulai 12 hingga 25 Mei 2020.

Bedanya, dalam perpanjangan PSBB itu, titik cek poin difokuskan pada 330 desa dan 26 kelurahan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Gresik, Nadlif menuturkan, pihaknya siang tadi (9/5) sudah selesai melakukan evaluasi. Kebetulan, Bupati Sambari Halim Radianto di waktu yang sama sedang rapat dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

“Hasil pelaksanaan PSBB selama 14 hari kemarin cukup memuaskan. Sebab, masyarakat sudah mentaati peraturan yang diberlakukan,” tuturnya, Sabtu (9/05/2020).

Salah satu aturan tersebut kata Nadlif, yakni pemberlakuan jam malam. Memang di awal pelaksanaan harus berulangkali dilakukan razia malam. Namun, setelah berjalan masyarakat sudah menyadari dan mentaati peraturan.

“Kita lihat di jam malam Gresik mulai sepi,” ujarnya.

Saat ditanya kenapa PSBB diperpanjang lagi hingga 14 hari ke depan. Dijelaskan Nadlif, kasus penyebaran Covid-19 memang tidak menunjukkan kenaikan yang signifkan. Tapi, klaster baru yang patut diwaspadai.

“Kita fokus di klaster industri dan pasar. Di perpanjangan PSBB selama 14 hari fokusnya ke situ,” tandasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar