Pendidikan & Kesehatan

PSBB Berhasil ‘Pukul Mundur’ Kasus Covid-19 Baru di Surabaya Raya

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim.

Pada hari ini merupakan hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik). Apakah terjadi penurunan kasus untuk tiga daerah Surabaya Raya yang menerapkan PSBB?

Hingga 29 April 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 19.051 orang, 2.986 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 (coronavirus) 871 orang. Surabaya bertambah 2 kasus baru menjadi 394, Sidoarjo bertambah 2 kasus baru menjadi 94, dan Gresik bertambah 1 kasus baru jadi 25.

“Hari ini ada tambahan 16 kasus baru. Total ada 871 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh tambah 5 jadi 157 orang dan meninggal tambah 2 jadi 97 orang,” katanya kepada wartawan usai Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (29/4/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 871 orang di Jatim itu terdiri dari 394 dari Surabaya, 32 Kabupaten Malang, 16 Kota Malang, 3 Kota Batu, 33 dari Magetan, 94 dari Sidoarjo, 25 Kabupaten Kediri, 9 Kota Kediri, 25 Gresik, 8 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 20 Lumajang, 11 Jember, 12 Situbondo, 2 Bondowoso, 3 Banyuwangi, 10 Pamekasan, 22 Tulungagung, 7 Jombang, 10 Nganjuk, 4 Kabupaten Madiun, 9 Ponorogo, 2 Trenggalek, 38 Lamongan, 9 Bangkalan, 4 Pacitan, 8 Bojonegoro, 4 Tuban, 14 Kabupaten Pasuruan, 5 Kota Pasuruan, 17 Kabupaten Probolinggo, 9 Kota Probolinggo, 4 Sumenep, 6 Kabupaten Mojokerto dan 1 Kota Mojokerto.

Dari data tersebut, ada 97 pasien yang meninggal, yakni 3 di Kabupaten Malang, 55 di Surabaya, 12 di Sidoarjo, 4 di Gresik, 7 di Lamongan, 4 di Kabupaten Kediri, 1 di Magetan, 1 Pamekasan, 1 Bojonegoro, 3 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi, 1 Jember, 2 Kabupaten Blitar dan 1 Tuban.

Ada 157 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 15 dari Malang, 1 Kota Batu, 79 dari Surabaya, 7 dari Sidoarjo, 5 dari Gresik, 5 Lamongan, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 9 dari Magetan, 2 dari Kabupaten Kediri, 2 Jember, 4 Kota Kediri, 8 Situbondo, 4 Tulungagung, 1 Trenggalek, 2 Nganjuk, 2 Kabupaten Madiun, 1 Lumajang, 1 Kota Probolinggo, 2 Ponorogo, 1 Bondowoso, 1 Bangkalan, 2 Pamekasan dan 1 Banyuwangi.

Untuk itu, dia menegaskan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19.

“Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik, jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu. Jangan melakukan suasana yang menjadikan panik. Penyebaran Covid-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis. Gunakan masker setiap keluar rumah,” pungkasnya. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar