Pendidikan & Kesehatan

PSBB Bakal Diterapkan pada 11 Kecamatan di Gresik

Petugas Gabungan Satgas Covid-19 saat menyemprotkan disinfektan di wilayah Gresik-Surabaya yang sebentar lagi diberlakukan PSBB sebagian

Gresik (beritajatim.com) – Belum berakhirnya pandemi Covid-19 di wilayah Gresik membuat pemangku kebijakan setempat bersama Pemprov Jatim segera memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, penerapan PSBB itu hanya sebagian utamanya di 11 kecamatan wilayah Gresik baik itu ada pasien PDP maupun yang terpapar positif Covid-19.

Keputusan PSBB sebagian itu, dalam waktu dekat dilaporkan ke Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Tapi, penerapannya mulai kapan dimulai masih menunggu keputusan Menteri Kesehatan.

Terkait dengan ini, Wakil Bupati Gresik Muhammad Qosim membenarkan apabila Gresik akan menerapkan PSBB sebagian. Namun, untuk teknisnya bagaimana pihaknya masih harus merapatkan lagi.

“Kalau sebagian wilayah PSBB yakni perbatasan dengan Surabaya. Artinya ada tiga titik tertentu. Di antaranya Kecamatan Kebomas, Menganti, dan Driyorejo. Segera mungkin perangkat dari camat, kades serta Forkopimda dan perusahaanakan kami panggil untuk melakukan rapat,” ujarnya, Minggu (19/04/2020).

Sementara itu, Kepaka Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik Nadlif menuturkan, untuk perincian teknis pelaksanannya akan dituangkan dalam peraturan bupati.

“Iya nanti menunggu Perbupnya dulu,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nantinya ada 11 kecamatan di Kabupaten Gresik yang akan diusulkan menjadi wilayah PSBB. Mengenai kecamatan mana saja. Tentunya ada pasien yang masuk kategori PDP maupun yang sudah positif Covid-19. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar