Pendidikan & Kesehatan

Cegah Penyebaran Covid-19

Prosesi Wisuda Bulan Maret di Kampus UB Terancam Ditunda

Rektor UB Malang, Nuhfil Hanani.

Malang (beritajatim.com) – Setelah memutuskan mengisolasi atau lockdown area Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang, pihak rektorat kampus tersebut berencana meniadakan wisuda pada Maret 2020. Keputusan ini diambil menyusul, perkembangan dalam negeri terkait penyebaran wabah virus corona Covid-19.

Apalagi sempat beredar kabar seorang mahasiswa UB suspect corona. Setelah melihat kriteria riwayat kontak dan perjalanan, mahasiswa itu tak pernah bersentuhan atau berada di area wabah virus Covid-19. Tim medis RSSA memutuskan mahasiswa itu negatif Covid-19.

Rektor UB Nuhfil Hanani mengatakan, rencana meniadakan wisuda memang sedang dalam pembahasan. Apalagi wisuda merupakan salah satu kegiatan yang mengundang keramaian. Nuhfil mengaku masih mematangkan rencana itu.

“Karena kita juga masih memikirkan, orangtua yang sudah beli tiket pesawat dan sudah pesan hotel. Ini bagaimana kita sedang, cari solusi supaya aman,” ujar Nuhfil, Sabtu (14/3/2020).

Nuhfil mengungkapkan, hasil koordinasi sementara dengan Tim Satgas Covid-19 UB memang merekomendasikan wisuda ditunda. Sebagai gantinya, orangtua yang terlanjur pesan tiket dan boking hotel tetap diperbolehkan datang ke UB. Namun, hanya mengambil ijazah di fakultas masing-masing.

“Sementara ini usulan drai Satgas Covid-19, adalah wisuda diganti mengambil ijazah di masing-masing fakultas. Prosesi wisuda diganti di waktu yang lebih aman,” tandas Nuhfil. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar