Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Program KOICA For Kids PMI Pamekasan Bagikan Materi Edukatif

Pamekasan (beritajatim.com) – Peserta Program KOICA for Kids Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, digembeleng materi kesiapsiagaan bencana alam dan kesehatan melalui beragam jenis model dan metode berbeda.

Para peserta yang mayoritas anak-anak berusia 5 hingga 12 tahun, mendapat bekalan materi kesiapsiagaan bencana dari narasumber yang kompeten. Termasuk dengan penerapan metode yang sesuai dengan kemampuan peserta.

Beberapa metode di antaranya, yakni metode dongeng, bernyanyi, permainan (games) hingga sulap. Hal tersebut membaut suasana diklat yang berlangsung sekitar 2 jam berlangsung dinamis, bahkan para peserta juga terlihat sangat senang menyimak beragam macam materi yang disajikan.

Salah satunya kegiatan diklat yang digelar di Rumah Belajar Al-Qurtubi Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Kamis (16/12/2021). Di mana dalam kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 30 peserta.

“Materi program ini memang disesuaikan dengan mayoritas peserta, sehingga para peserta merasa terhibur dan tanpa disadari mendapat wawasan baru tentang kesiapsiagaan bencana alam dan kesehatan,” kata Wakil Ketua Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno,

Dari sekitar 2 jam program diklat, seluruhnya dibagi dalam durasi menit dan dilaksanakan secara maraton dan berkesinambungan. “Misalnya materi tentang tujuan diklat dengan durasi sekitar 10′ menit, materi bernyanyi, penjelasan materi hingga sulap sains edukasi sekitar 30′ menit,” ungkapnya.

“Termasuk juga dongeng edukasi tentang kesiapsiagaan bencana sekitar 45′ menit, serta materi game (permainan) edukatif juga diberikan kepada peserta,” jelas pria yang akrab disapa Yuli.

Untuk diketahui, kegiatan global tingkat Jawa Timur, digelar dalam rangka program edukasi tentang bencana alam dan kesehatan. Melibatkan sekitar 150 anak usia dini sebagai unsur peserta, mereka dibagi 30 orang dan disebar di lima titik berbeda.

Lima titik berbeda yang dijadikan sebagai lokasi kegiatan, meliputi Kampung Pendidikan Desa Tlanakan, Rumah Belajar Al-Qurtubi Desa Bungbaruh Kadur, SLB Api Alam Desa Larangan Tokol Tlanakan, TPQ Al-Shodiqin Desa Bukek, Tlanakan, serta TPQ Al-Syarifah Desa Tambang Pademawu.

Sementara untuk peserta program dalam rangka program edukasi tentang bencana alam dan kesehatan. Melibatkan sekitar 150 anak usia dini sebagai unsur peserta, mereka dibagi 30 orang dan disebar di lima titik berbeda. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar