Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Program Double Track Sukses, Dindik Jatim Beri Penghargaan ke Siswa

Surabaya (beritajatim.com) – Double Track adalah program Dinas Pendidikan Jawa Timur yang memungkinkan siswa untuk melakukan kegiatan wirausaha. Dindik Jatim pun memberikan penghargaan bagi SMA di wilayah setempat yang melaksanakan program Double Track melalui kegiatan Milenial Entrepreneur Award 2021 di Surabaya, Kamis (14/10/2021).

“Hari ini dilaksanakan pemberian penghargaan bagi pemenang Milenial Entrepreneur Award 2021 di Jatim. Pesertanya cukup banyak, ada 1.916 kelompok usaha siswa, di mana masing-masing kelompok terdiri dari lima siswa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi.

Wahid menjelaskan kelompok usaha siswa itu dimaksudkan untuk memberikan bekal awal sebelum yang bersangkutan secara mandiri menjadi start up baru.

Lebih lanjut, Wahid menuturkan, hari ini juga dilakukan pameran untuk memberikan apresiasi kepada para siswa bahwa di masa pandemi COVID-19 ternyata siswa SMA Double Track masih berproduksi seperti biasanya. Bahkan kelompok usaha siswa masih melakukan penjualan seperti biasanya.

“Tentu ini perlu diberikan apresiasi dan selama ini SMA Double Track baru dilakukan di 158 SMA. SMA itu dipilih yang siswanya tidak melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Disdik Jatim ke depan berencana mengembangkan program Double Track dengan mendoronh semua SMA harus memberikan pembelajaran vokasi dan harus memberikan keterampilan khusus kepada siswanya.

“Karena di era teknologi digital ini bisa memanfaatkan medsos untuk memasarkan produk siswa. Sehingga kebanggan apabila siswa lulusan SMA yang ingin menjadi karyawan perusahaan, dia bisa menjadi karyawan yang profesional,” ucapnya.

“Kalau dia ingin jadi start up baru dia memiliki keterampilan, memiliki pengetahuan dan keberanian karena sudah pernah belajar di kelompok usaha siswa,” tuturnya, menambahkan.

Selain itu, siswa akan diberi bekal akademik apabila ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Menurutnya, akan lebih hebat lagi bila siswa SMA yang melanjutkan ke perguruan tinggi di sela waktu belajar bisa memproduksi sehingga bisa membiayai kuliahnya dan dirinya sendiri.

“Ini sudah banyak dilakukan oleh alumnus SMA Double Track. Sudah banyak yang berpenghasilan lebih dari UMK setempat. Ada yang bergerak di bidang kecantikan dengan membuka salon, ada yang dari tata boga, juga ada yang melakukan servis kendaraan, itulah yang kita harapkan dari siswa alumni,” katanya. [adg/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar