Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Prodi Farmasi dan Profesi Apoteker Ubaya Raih Akreditasi Unggul

Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai bukti komitmen Universitas Surabaya (Ubaya) dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan menghasilkan generasi unggul masa depan di bidang kefarmasian, Program Studi (Prodi) Sarjana Farmasi dan Prodi Profesi Apoteker Ubaya berhasil memperoleh Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Akreditasi Unggul merupakan akreditasi nasional tertinggi yang diberikan oleh LAM-PTKes. Capaian ini membuktikan adanya pengakuan pihak luar terhadap kualitas pendidikan dan penunjang lain yang ada di Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Profesi Apoteker Ubaya.

“Saya mengapresiasi upaya Fakultas Farmasi atas komitmen tinggi pada kualitas, integritas dan pendidikan karakter sehingga Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Profesi Apoteker Ubaya bisa meraih Akreditasi Unggul. Saya berharap apa yang telah dicapai dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lebih baik di masa depan,” ucap Rektor Ubaya, Benny Lianto.

Raihan Akreditasi Unggul adalah akreditasi yang diberikan ketika memperoleh prestasi yang sangat baik. Melalui raihan itu Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Profesi Apoteker Ubaya mampu menunjukkan bahwa kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan telah memenuhi 9 kriteria akreditasi yang ditetapkan oleh LAM-PTKes.

Dekan Fakultas Farmasi Ubaya, Farida Suhud mengatakan sebelumnya Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Profesi Apoteker Ubaya sudah meraih akreditasi A oleh BAN-PT maupun LAM-PTKes. Kemudian, terdapat model baru sehingga kedua prodi dapat diajukan secara bersamaan dengan syarat memenuhi 9 kriteria Akreditasi Unggul oleh LAM-PTKes. Akreditasi Unggul bagi Fakultas Farmasi Ubaya dimaknai bukan hanya sebuah sertifikat saja. Namun, sebuah bentuk internalisasi yang tercermin dan merasuk pada sivitas akademika dalam menjalankan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehari-hari. Sehingga pada akhirnya, masyarakat akan melihat sendiri kualitas pendidikan yang ada di Fakultas Farmasi Ubaya.

“Ada 9 kriteria yang harus dipenuhi. Mulai dari visi misi, tata kelola, kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ditambah lagi mahasiswa, SDM (Sumber Daya Manusia) yang mumpuni dan punya rekognisi, sarana prasarana, serta luaran apa yang sudah dihasilkan dari proses Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Farida Suhud saat diwawancara Rabu, (8/9/2021).

Farida Suhud melanjutkan jika Akreditasi Unggul yang diraih juga atas dukungan berbagai pihak yang menilai bahwa Fakultas Farmasi UBAYA terutama kedua prodi tersebut telah menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kontribusi yang baik di masyarakat. Tidak hanya melakukan konfirmasi dan klarfikasi pada pengguna lulusan, LAM-PTKes melakukan penilaian terhadap prestasi, penelitian dan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, laboran, tenaga kependidikan serta preseptor dari luar.

Akreditasi Unggul bukan pencitraan tetapi dasar dan keseharian sivitas akademika Fakultas Farmasi Ubaya Selain terkareditasi nasional, Farmasi Ubaya telah memiliki sertifikasi internasional yaitu ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) dan Accreditation Council for Pharmacy Education (ACPE). Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan Fakultas Farmasi Ubaya tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional.

“Kami saat ini sedang konsolidasi untuk membangun serta mempertahankan kesolidan sehingga suasana akademik yang nyaman bisa dirasakan sivitas akademika. Kami yakin suasana akademik dan lingkungan kerja yang nyaman akan membuat sivitas akademika Fakultas Farmasi UBAYA lebih aktif, produktif dan senang menjalani kegiatan sehari-hari,” pungkas Farida Suhud.[kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar