Pendidikan & Kesehatan

PPKM Tiap Desa, Posko Penyekatan Suramadu di Bangkalan Dibongkar

Bangkalan (beritajatim.com) – Pos penyekatan pengendara yang sebelumnya ada di akses masuk ke jembatan Suramadu sisi Bangkalan, kini telah dibongkar. Pasalnya, pemerintah setempat mengubah skema pemeriksaan masyarakat yang melakukan mobilitas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bangkalan, Agus Sugianto Zein membenarkan hal tersebut dan memberlakukan penggunaan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM).

“Iya betul sudah dihentikan, namun SIKM tetap berlaku,” ujarnya, Rabu (23/4/2021).

Ia mengatakan, saat ini pemerintah akan mengoptimalkan fungsi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di masing-masing wilayah.

“Untuk pemeriksaannya nanti akan ada di posko yang tersedia di masing-masing Desa atau Kelurahan, sesuai dengan PPKM Mikro,” tambahnya.

Meski begitu ia belum mengetahui apakah hal tersebut akan berlangsung seterusnya atau tidak. Sebab, nantinya akan dievalusi untuk mengetahui efektivitas terhadap kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Situasinya dinamis jadi kemungkinan berubahnya pasti ada,” ungkapnya.

Diketahui, saat ini terdapat 5 kecamatan yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Bangkalan yakni Kecamatan Arosbaya, Geger, Klampis, Bangkalan dan Burneh.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Sudiyo mengaku belum menerima adanya arahan langsung dari Bupati maupun Gubernur Jatim tentang peniadaan pos penyekatan itu.

“Infonya iya (dihentikan), namun saya masih belum mendapat kabar secara resmi,” tandasnya.[sar/ted|



Apa Reaksi Anda?

Komentar