Pendidikan & Kesehatan

PPKM Level 3, Pendidikan di Pamekasan Terapkan PJJ

Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini

Pamekasan (beritajatim.com) – Proses pembelajaran di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, kembali menerapkan model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Kebijakan PPKM Level 3 yang diumumkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tersebut, dijadwalkan berakhir pada Senin (2/8/2021) mendatang. Sekaligus sebagai lanjutan dari kebijakan PPKM Level 4 di tengah pandemi Coronavirus Disiase 2019 beberapa waktu lalu.

“Untuk saat ini, pembelajaran masih menggunakan jarak jauh atau daring, sementara bagi guru 25 persen WFO (Work From Office) atau dari sekolah. Sedangkan 75 persen dari rumah atau WFH (Work From Home),” kata Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini, Senin (26/7/2021).

Hal tersebut dilakukan berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 24 Tahun 2021 tentang PPKM level 4 dan level 3 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Sekalipun pihaknya tidak menampik jika penerapan PJJ di lingkungan instansi yang dipimpinnya kurang maksimal.

“Kami akui sejauh ini penerapan PJJ tidak berjalan maksimal, sebab realisasinya di lapangan justru mengalami berbagai kendala dan hambatan. Salah satunya fasilitas siswa di rumah yang tidak bisa dipenuhi orang tua karena keterbatasan ekonomi,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menegaskan penerapan PJJ juga mengakibatkan siswa tidak bisa berinteraksi dengan siswa lainnya akibat penerapan PPKM yang terus berlanjut. “Dengan penerapan PJJ ini, siswa tidak bisa bersosialisasi dan berinteraksi dengan teman sebaya, termasuk situasi belajar di kelas tidak didapat oleh siswa,” pungkasnya. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar