Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

PPKM Jawa-Bali Diputuskan, Ini Kata Wawali Surabaya Armuji

Armuji Wakil Wali Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Pemberlakuan Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diputuskan hari ini, Senin (18/4/2022). Saat ini, Kota Surabaya tengah menantikan penetapan status dari Pemerintah Pusat.

Pada PPKM Jawa-Bali dua pekan lalu, jumlah daerah pada Level 1 mengalami kenaikan. Dari yang sebelumnya 6 daerah menjadi 20 daerah, termasuk Surabaya.

Begitu juga dengan jumlah daerah pada Level 2 dari yang sebelumnya 168 daerah naik menjadi 250 Daerah diantaranya Kota Surabaya.


Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengungkapkan dalam satu pekan terakhir angka konfirmasi harian Covid-19 di Kota surabaya tidak melebihi 50 kasus. Dengan kumulatif kesembuhan mencapai 112.929 jiwa atau 97,4 persen.

“Berkat kerja keras kita semua akhirnya berbagai relaksasi dan pelonggaran aktivitas masyarakat di surabaya dapat berjalan dengan baik,” kata pria yang akrab dengan sapaan Cak Ji.

Terkait dengan ramainya wacana Transisi dari pandemi menuju endemi, Cak Ji menyebutkan bahwa Itu merupakan kewenangan Pemerintah Pusat yang harus diputuskan dengan pelbagai pertimbangan dan kehati-hatian belajar dari berbagai pengalaman.

Sebelumnya Inggris telah mengumumkan pandemi menjadi endemi, sedangkan negara tetangga Malaysia telah memulai fase transisi ke endemi sejak 1 April 2022.

“Memang kalau kita lihat sekarang aktivitas masyarakat sudah berangsur-angsur normal, ekonomi kembali menggeliat, pusat-pusat keramaian mulai didatangi dan infeksi Covid-19 bisa terkendali,” katanya.

Cak Ji mengatakan beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan saat memasuki fase transisi ke endemi diantaranya tingkat kekebalan masyarakat tinggi, tingkat kasus rendah, dan kapasitas respons fasilitas kesehatan yang memadai maupun menggunakan surveilans aktif. (asg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar