Pendidikan & Kesehatan

PPKM Berlanjut, Ini Alasan Magetan Masih Masuk Level 4

Petugas gabungan saat lakukan penyekatan di Poncol Perbatasan Magetan - Wonogiri, (Foto/Ade Mas Satrio).

Magetan  (beritajatim.com) – PPKM Level 4 masih berlanjut sampai 13 September mendatang. Empat wilayah di Karesidenan Madiun sudah masuk ke Level 3. Namun, Magetan dan Ponorogo masih terus berada di level empat.

Khususnya untuk Magetan, meski angka tracing sudah naik, namun angka kematian yang masih tinggi, membuat Bumi Mageti tak kunjung turun level.

‘’Angka tracing sudah sampai ke tingkat minimal yang ditentukan oleh kementeria kesehatan, yakni 1:14. Sehingga, satu orang yang positif, kami sudah lakukan pelacakan dan tes untuk 14 ornag yang kontak erat. Ini kemajuan dari dua bulan lalu yang hanya 1:4,’’ terang Agus Yudi Purnomo, Epidemiolog Dinas Kesehatan Magetan, Selasa (7/9/2021)

Agus mengungkapkan kalau bukan hanya itu saja sebenarnya untuk tingka persebaran kelompok di Magetan sudah mengalami penurunan. Terbukti, dari tingkah positivity rate yang sudah mencapai 20 persen pada 4 September lalu. Meski begitu, angka itu belum cukup untuk membuat Magetan turun level. Setidaknya positivit rate harus di angka lima persen.

‘’Dua puluh persen sebenarnya sudah bagus, karena sebelumya paling tinggi mencapai 35 persen. Nah, itu saat kondisi peak season Covid-19 sebulan lalu,’’ terang Agus pada beritajatim.com.

Agus mengungkapkan kalau angka kematian juga berperan penting dalam asessment. Sesuai dengan data di new all record (NAR) kondisi angka kematian di Magetan tak dihitung berdasarkan angka kematian yang ada di faskes di Magetan saja. Tapi juuga termasuk angka kematian warga Magetan meski wilayah domisili ada di kota atau kabupaten lain. Totalnya masih lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk per minggu.

‘’Nah, itu yang akan sulit kami kurangi. Karena basis datanya bukan berdasarkan faskesyna, tapi langsung nomor induk kependudukan. Di mana orang yang tinggal di luar kota, selama masih ber-KTP Magetan, dan ornag itu meninggal karena Covid, maka angka kematian masih termasuk dalam data Kabupaten Magetan,’’ terang Agus.

Hingga kini data Covid-19 Magetan per tanggal 6 September 2021 mencapai 10.232 kasus, dengan kesembuhan 9.077 kasus, 210 kasus aktif, dan 945 orang meninggal dunia. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar