Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

PPG UNESA Berhasil Raih Akreditasi A

Surabaya (beritajatim.com) – Kabar baik datang dari Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Program pendidikan untuk mempersiapkan tenaga pendidik profesional tersebut mengantongi akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Itu tertuang dalam keputusan BAN-PT No. 13445/SK/BAN-PT/Akred/PP/V/2022 tertanggal 17 Mei 2022.

Kepala PPG UNESA, Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.

“Saya bersyukur akhirnya PPG untuk pertama kalinya bisa meraih predikat A,” ungkapnya senang.

Predikat A yang dimiliki PPG UNESA tersebut menjadi cerminan kualitas internal yang tentunya diupayakan bersama seluruh jajaran selama ini. Meningkatkan kualitas tidak mudah, butuh proses panjang dan komitmen bersama untuk menyiapkan guru yang benar-benar profesional.

Selain itu, dalam pengajuan akreditasi pun tidaklah mudah, pun banyak tahap yang harus dilewati dan dipersiapkan, seperti penjaminan mutu, pelaksanaan PPG dan sebagainya.

“Setelah direview oleh reviewer dari BAN PT, akhirnya kita bisa mendapatkan predikat A tersebut,” tambah pakar Kurikulum UNESA itu.

Ada banyak indikator yang dipenuhi UNESA sehingga bisa mendapat predikat A. Namun, salah satu yang berpengaruh adalah kualitas lulusan PPG.

Pria yang biasa disapa Pak B tersebut menyampaikan bahwa komitmen PPG selama ini yaitu bagaimana lulusannya bisa benar-benar berkualitas dan guru-guru yang dihasilkan profesional.

“Kita (PPG, red) berhasil melahirkan kualitas lulusan yang rata-rata masuk ke dalam peringkat tiga nasional. Tak dapat dipungkiri ini menunjukan sistem pembelajaran di sini cukup baik,” tuturnya.

Akreditasi tersebut tentu harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menunjukkan kualitas lembaga lewat proses pembelajaran dan para lulusan yang dihasilkan. UNESA, lanjutnya, berkomitmen mencetak guru-guru yang tidak hanya memiliki kompetensi kepribadian, pedagogik, sosial dan kompetensi profesional. Namun, juga membekali guru-guru tersebut dengan kompetensi yang dibutuhkan abad ke-21 yang sarat teknologi.

“Guru tidak hanya disiapkan untuk menghadapi tantangan pendidikan saat ini, tetapi mereka juga harus siap menghadapi tantangan ke depan. Punya visi dan misi ke depan serta mampu melahirkan inovasi-inovasi dalam profesinya, bisa berupa metode, strategi maupun media pembelajaran,” papar dosen yang juga mengajar di Pascasarjana UNESA itu.

Ketua PPG berharap ke depan bisa meningkatkan produk produk hasil belajar, hasil – hasil karya tulis dan inovasi lainnya. “Ini tentu hasil kerja sama kita semua. Semoga ini menjadi motivasi bersama sehingga bisa terus bergerak menjadi lebih baik lagi. [Adv]


Apa Reaksi Anda?

Komentar