Pendidikan & Kesehatan

PPDB SMP di Ponorogo, Begini Cara Hitung Sistem Zonasi

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Soiran(foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Ponorogo dilakukan secara online. Dalam PPDB tahun ajaran 2020/2021, Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Saat ini pada tahap verifikasi dan validasi data. Sebelumnya peserta melakukan penginputan data terlebih dahulu.

“Dalam PPDB online ini peserta melakukan penginputan data dulu sebelum mendaftar. Sedikitnya sudah ada 6306 peserta yang sudah menginput data,” kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Soiran, Jumat (12/6/2020).

Sejumlah data yang diunggah diantaranya scan kartu keluarga (KK) serta titik koordinat tempat tinggal calon peserta. Usai data diverifikasi dan divalidasi, para peserta juga diberi kesempatan melakukan simulasi mendaftar sekolah yang diinginkan.

“Untuk pendaftaran jalur zonasi masihbakan dibuka pada tanggal 22-24 Juni mendatang,” katanya.

Untuk jalur zonasi, Soiran menjelaskan sistem poin jarak dan zona kecamatan. Dia menyebut poin maksimal sistem jarak ini ada 100 poin. Nah, ada pengurangan satu poinndalam setiap 200 meter jarak tempat tinggal siswa ke sekolah yang didaftar. Dan ada tambahan 20 poin bagi siswa yang mendaftar di dalam satu kecamatan.

“Saya contohkan, jika peserta A jarak rumah dan sekolahnya 1000 meter, maka skor jaraknya jadi 95. Dan rumah dan sekolah itu masih satu kecamatan maka akan ditambah 20 dari skor zona kecamatan. Sehingga skor akhir peserta A itu 115 poin,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar