Pendidikan & Kesehatan

PPDB Smatag Dibuka, Manfaatkan Daring Secara Penuh

Surabaya (beritajatim.com) – Himbauan pemerintah tentang sosial distancing dan Work From Home (WFH) SMA 17 Agustus 1945 (Smantag) juga taat menerapkannya dengan cara mengoptimalkan pembelajaran hingga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem daring sepenuhnya.

PPDB pun disusun dengan daring mulai dari pembelian formulir, pengisian formulir dan pengumpulan berkas hingga ujian tulis hingga wawancara penerimaan. Kepala Smatag, Prehantoro mengungkapkan sistem PPDB online ini disusun sejak merebaknya Covid-19. Pendaftaran yang awalnya disediakan secara offline kini mulai digiatkan secara daring.

“Kami sudah sosialisasi dengan sekolah dan BK, sehingga kami optimis Covid ini tidak akan mempengaruhi jumlahnya,” terang Pre, Kamis (23/4/2020).

Dalam pelayanannya, proses pembayaran formulir hingga biaya pendidikan akan dilakukan dengan transaksi nontunai. Termasuk tes tulis diadakan secara online memanfaatkan fasilitas google.

Bahkan interview dengan psikolog dilakukan dengan sistem video converence. “Interview nanti untuk melihat apakah anaknsudah siap sekolah dan apakah mereka memiliki minatvdan bakat tertentu. Sehingga nantinya bisa kami arahkan untuk ikut ekstra kurikuler,”lanjutnya.

Saat pendaftar lolos tes tulis secara daring dan juga dinyatakan siap secara psikologi untuk studi di Smatag. Tahap selanjutnya yaitu membayar biaya pendidikan sebesar Rp 6.650.000 tersebut bisa diangsur sebanyak tiga kali. Meliputi biaya Dana Pengembangan Pendidikan, Uang Sekolah bulan Juli, uang kegiatan selama setahun termasuk biaya seragam di dalamnya. “Setelah pembayaran, akan kami kirim seragamnya. Jadi saat covid selesai, siswa sudah bisa masuk saat MOS,” urainya.

Dengan sistem daring sepenuhnya, diharapkan proses PPDB masih bisa berjalan tanpa menambah resiko terinfeksi Covid-19. Selain itu, para petugas PPDB juga masih bisa melakukan pekerjaan dari rumah karena sistem dan koordinasi yang sudah diatur dengan baik. [kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar