Pendidikan & Kesehatan

PPDB Online, 2 SMPN di Kecamatan Ponorogo Belum Penuhi Pagu

Ponorogo (beritajatim.com) – Pendaftaran jalur zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP secara online ditutup hari ini, Rabu (24/6/2020) hingga pukul 16.00 WIB. Hingga hari terakhir pendaftaran jalur zonasi ini, ada beberapa sekolah yang memenuhi pagu. Tetapi juga banyak pagu jalur zonasi yang juga belum terpenuhi.

“Hari ini terakhir pendaftaran jalur zonasi secara online, panitia menutup pendaftaran sampai nanti pukul 16.00 WIB,” kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Soiran, saat ditemui di kantornya, Rabu siang.

Soiran mencontohkan dari enam SMP Negeri di Kecamatan Ponorogo, ada dua SMP yang pagu jalur zonasinya yang belum terpenuhi. Sekolah yang belum terpenuhi pagu zonasinya yakni di SMPN 3 dan SMPN 5. Dari data Dindik Ponorogo hingga pukul 14.00 WIB, untuk SMPN 3 dari pagu zonasi 194, masih terisi 140. Sedangkan untuk SMPN 5, dari pagu zonasi 217, masih terisi 205.

“Dua SMP Negeri itu yang berada di Kecamatan Ponorogo yang belum terisi pagunya. Sedangkan empat SMP negeri lainnya, sudah terisi sebelum pendaftaran online ini ditutup,” katanya.

Sekedar diketahui, PPDB tingkat SMP di Ponorogo dilakukan secara online. Dalam PPDB tahun ajaran 2020/2021, Dindik Ponorogo bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Untuk jalur zonasi, Soiran menjelaskan sistem poin jarak dan zona kecamatan. Dia mengasumsikan poin maksimal sistem jarak ini ada 100 poin. Nah, ada pengurangan satu poin dalam setiap 200 meter jarak tempat tinggal siswa ke sekolah yang didaftar. Dan ada tambahan 20 poin bagi siswa yang mendaftar di dalam satu kecamatan.

“Saya contohkan, jika peserta A jarak rumah dan sekolahnya 1000 meter, maka skor jaraknya jadi 95. Dan rumah dan sekolah itu masih satu kecamatan maka akan ditambah 20 dari skor zona kecamatan. Sehingga skor akhir peserta A itu 115 poin,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar