Pendidikan & Kesehatan

PPDB 2020 di Surabaya Diharapkan Tanpa Masalah

Surabaya (beritajatim.com) – Kalangan legislator berharap agar proses PPDB di tahun 2020 ini berjalan mulus tanpa masalah. Hal ini dikarenakan, pada gelaran itu menimbulkan beberapa masalah akibat sistem zonasi yang baru diterapkan.

“Kami di DPRD berharap agar rekan-rekan di Dispendik melakukan sosialisasi lebih awal terkait sistem zonasi. Sehingga, masyarakat lebih paham dan tidak muncul permasalahan seperti kemarin,” kata anggota Komisi D DPRD Surabaya, Tjutjuk Supariono pada hari Senin (2/3/2020).

Harapan itu pun, menurut politisi PSI ini, sudah pernah dibicarakan antara pihak DPRD dengan Pemkot Surabaya. “Waktu itu ketika pergantian antara Pak Iksan dengan Pak Pomo sebagai Kadispendik,” ujarnya.

“Kalau perkara sosialisasi ini, kami di DPRD melihat jika hingga saat ini sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Dispendik masih kurang ya. Hal itu kita ketahui ketika melakukan reses kemarin. Banyak warga yang menanyakan hal itu. Harapan kami, kurangnya sosialisasi hingga saat ini karena pihak Dispendik tengah menyiapkan materi-materi sosialisasi,” tambah Tjutjuk.

Selain masalah sosialisasi, Tjutjuk pun menyoroti soal isu jual beli surat pindah yang sempat mencuat pada PPDB tahun lalu. Meskipun tidak pernah terbukti di Surabaya, Ia berharap hal itu tidak terjadi di PPDB tahun ini.

“Saya yakin jika Pemkot Surabaya memiliki skema dan sistem khusus untuk itu. Harapan kami yang jelas PPDB berjalan tanpa masalah,” pungkas Tjutjuk. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar